Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Sunan Agung Hajar Petinju Afghanistan

Sunan Agung Hajar Petinju Afghanistan
Sunan Agung bersama pelatih Bonix Saweho
Sabtu, 25 Agustus 2018 20:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Petinju Indonesia, Sunan Agung Amoragam menjadi petinju keempat yang sukses meraih kemenangan pada pertandingan babak penyisihan cabang tinju Asian Games XVIII di Hall C Kemayoran Jakarta Pusat, Sabtu (25/8/2018).  Sebelumnya, Mario Blasius Kali, Libertus Gha dan Hasanah sudah lebih dulu meraih kemenangan.

Disaksikan ibundanya, Mariam dan neneknya Asminih yang berada di tribun penonton, Sunan Agung yang turun di kelas bantam (58kg) tampil sangat agresif menghadapi petinju Afghanistan, Laisulla Azizah. Meski Laisulala unggul tinggi badan dan jangkauan, tapi pemuda kelahiran Ternate, Maluku Utara, 9 Oktober 1997 ini mampu memaksa pertarungan dalam jarak pendek sejak ronde pertama hingga ketiga.

“Saya memang sengaja memancing lawan bertarung dalam jarak pendek agar bisa leluasa melepaskan pukulan. Makanya, saya terus merapat agar lawan yang unggul jangkauan tidak bisa melepaskan pukulan. Itu memang strategi yang diinstruksikan pelatih,” kata Sunang Agung yang ditemui usai pertandingan.

Peraih perunggu King’s Cup Juli 2018 ini mengatakan kemenangan yang diraihnya tersebut berkat kerja keras dalam menjalani program latihan pelatnas tinju Asian Games 2018. “Ini semua buah dari hasil kerja keras dan disiplin dalam menjalani program latihan,” katanya.

Di perdelapanfinal, Sunan Agung akan berhadapan dengan petinju Kyrgistan, Sirozhiddin Abdullaev yang meraih kemenangan bye. “Siapa pun lawan yang akan dihadapi tidak ada masalah. Dan, saya akan berusaha tampil maksimal untuk bisa memenangkan pertarungan,” kata Sunan Agung yang didampingi pelatih Bonix Saweho.  

wwwwww