Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
14 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Terseret Arus saat Menangkap Ikan, Warga Sioban Ditemukan Tewas di Perairan Laut Berkat

Terseret Arus saat Menangkap Ikan, Warga Sioban Ditemukan Tewas di Perairan Laut Berkat
Mayat Jimmy Setia Piliphy (24) saat dievakuasi Tim SAR gabungan ke RSUD Mentawai.
Sabtu, 25 Agustus 2018 14:18 WIB
MENTAWAI - Seorang warga Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Jimmy Setia Piliphy (24) ditemukan tak bernyawa oleh Tim SAR gabungan di perairan Dusun Berkat, Kecamatan Sipora Utara, Kepulauan Mentawai, Sabtu (25/8/2018).

Kepala Kantor Search And Rescue (SAR) Kelas B Mentawai Akmal mengatakan, korban ditemukan mengapung dalam kondisi tak bernyawa dan mengeluarkan bau busuk pada Sabtu pagi sekira pukul 09:15 Wib.

"Pencarian pertama hari Jumat mulai pukul 08:00 Wib samapai sore pukul 17:00 Wib belum berhasil. Kemudian pencarian hari kedua akhirnya korban yang saat itu mengenaka celana pendek kita temukan sudah tak bernya," terangnya.

Akmal menyebutkan, kejadian naas tersebut berawal ketika korban bersama abangnya Supriadi (27) pergi menombak pada Kamis siang sekira pukul 13.00 WIB, di perairan Dusun Berkat. Saat mencari ikan, malang bagi Jimmy ia hanyut terseret arus laut. Sempat dipegang oleh abangnya namun karena arus laut yang begitu deras, hingga Jimmy terlepas.

“Sempat dipegang tangannya sama Supriadi, abangnya ini, karena arus lautnya deras, tidak bisa lagi abangnya memegang tangannya, akhirnya korban terbawa arus,” kata Akmal saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mentawai.

Diketahui korban dan abangya pergi mencari ikan, tidak menggunakan perahu, namun mereka lewat jalur darat dari Desa Sido Makmur (SP II) ke Dusun Berkat. Bermaksud mencari santapan keluarga dimana mereka tinggal yaitu di Desa Bukit Pamewa (SP).

Saat ini korban dibawa ke RSUD Mentawai, melakukan otopsi guna penyelidikan oleh pihak kepolisian, dan selanjutkan akan diserahkan ke pihak keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di Desa Sioban untuk selanjutnya dimakamkan. (ss)

wwwwww