Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Kalahkan Karateka China, Cokorda Raih Perunggu

Kalahkan Karateka China, Cokorda Raih Perunggu
Karateka putri Indonesia Cokorda Istri Agung Sanistyarani raiih perunggu. (INASGOC)
Minggu, 26 Agustus 2018 21:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Karateka putri Indonesia Cokorda Istri Agung Sanistyarani meraih medali perunggu pada nomor pertandingan Kumite -55 kilogram cabang olahraga karate Asian Games 2018 di Plenary Hall, JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (26/8/2018).

Medali perunggu tersebut berhasil diraih Cokorda setelah mengalahkan karateka asal China Jiamei Ding dengan skor 1-0.

Pada babak penyisihan final delapan besar nomor pertandingan Kumite putri -55 kilogram, Cokorda berhasil mengalahkan karateka asal Thailand Tippawan Khamsi dengan skor 5-1.

Akan tetapi, pada babak perempatfinal, Cokorda terpaksa harus menerima kekalahan dari karateka asal Iran Taravat Khaksar dengan perolehan nilai 1-1.

Walaupun tidak berhasil melangkah ke babak semifinal maupun final, Cokorda masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan medali perunggu dengan menghadapi China.

Kesempatan itu pun ternyata dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh Cokorda hingga medali perunggu berhasil dia genggam.

Selain Cokorda, medali perunggu juga diperoleh karateka asal Macau Sok I Wong usai mengalahkan karateka asal Malaysia Syakilla Salni Jefry Krisnan dengan skor akhir 3-2.

wwwwww