Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Soft Tenis Siap Bergulir

Soft Tenis Siap Bergulir
Tim Soft Tenis Indonesia
Minggu, 26 Agustus 2018 20:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PALEMBANG - Setelah laga tenis berkahir, persaingan soft tenis Asian Games 2018 pun siap bergulir di Jakabaring Tennis Center Palembang, Senin (27/8). “Agenda pertama adalah technical meeting, Senin (27 Agustus) sore. Sedangkan pertandingan akan dimulai Selasa (28 Agustus) pagi,” ucap Hendri Susilo Pramono, Manager Tim Soft Tenis Indonesia.

Olahraga asli Jepang yang telah menjadi bagian dari pesta akbar olahraga antar negara di Benua Asia sejak perhelatan di Hiroshima 1994 itu bakal diikuti oleh wakil dari 15 negara. Selain Jepang dan tuan rumah Indonesia, negara peserta adalah Tiongkok, Korea Selatan, Taiwan, Laos, India, Mongolia, Kamboja, Filipina,  Korea Utara, Pakistan, Thailand, Pakistan dan Vietnam. Cabang ini menyediakan lima set medali dari nomor tunggal putra dan putri, beregu putra dan putri serta ganda campuran.

Pada Asian Games 2014 di Incheon, Indonesia berhasil meraih satu medali perak dari ayunan raket Edi Kusdaryanto di nomor tunggal putra dan sekeping perunggu dari ganda campuran Prima Simpatiaji/Maya Rosa.

“Sebagai tuan rumah, kami berharap dapat meningkatkan perolehan medali. Setidaknya yang perak empat tahun lalu berubah menjadi emas, yang perunggu menjadi perak,” tutur Martuama Saragi, Ketua Umum PP Pesti –induk organisasi soft tenis nasional.

Adapun negara yang menjadi pesaing tangguh bagi ambisi tuan rumah untuk mewujudkan target itu adalah Jepang, Korea Selatan dan Taiwan. Korsel merupakan negara tersukses di ajang ini dengan mengemas total 50 medali dengan 23 diantaranya adalah emas. Hasil ini jauh di atas perolehan Jepang, penemu olahraga ini yang hanya memboyong lima emas, di bawah Taiwan dengan koleksi tujuh emas.

“Tiga negara tersebut boleh dibilang sebagai penguasa soft tenis, tidak hanya di kawasan Asia, bahkan juga dunia,” tutur pelatih tim Indonesia, Ferly Montolalu di arena pertandingan, Minggu (26/8).

Namun menurutnya, skuad Indonesia telah siap mempersembahkan hasil terbaik bagi kontingen Merah Putih di ajang ini.

“Kami memperoleh hasil positif saat mengikuti uji coba internasional di mancanegara, Thailand dan Jerman. Juga ketika mengikuti test event, Road to Asian Games di lapangan ini,” lanjutnya.

“Sukses tenis merebut medali emas Asian Games 2018 menjadi tambahan motivasi bagi soft tenis untuk mengukir prestasi serupa,” tekadnya.

Tim Soft Tenis Indonesia

Manager      : Hendri Susilo Pramono

Pelatih        : Ferly Montolalu dan Gularso

Pemain       

Putra: Irfandi Hendrawan, Prima Simpatiaji, Gusti Jaya Kusuma, Elbert Sie, Hemat Bakti Anugrah
Putri: Dwi Rahayu Pitri, Dede Tari Kusrini, Anadeleyda Kawengian, Siti Nur Arasy, Voni Darlina

 

wwwwww