Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Rifki Ngaku Pernah Mimpi Jadi Juara Asian dan Dunia

Rifki Ngaku Pernah Mimpi Jadi Juara Asian dan Dunia
Karateka Indonesia, Rifki Ardiansyah Arrosyid
Senin, 27 Agustus 2018 00:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution


JAKARTA - Karateka Indonesia, Rifki Ardiansyah Arrosyid mengaku pernah bermimpi menjadi juara Asia dan dunia. Kini, mimpi itu menjadi kenyataan saat dia merebut medali emas Asian Games XVIII setelah di final mengalahkan karateka asal Iran, Amir Mahdi Zadeh dengan skor 9-7 di Plenary Hall JCC Jakarta, Minggu (26/8/2018).  

Prestasi yang diukir Rifky ini menyamai prestasi Hasan Basri yang meraih emas pada Asian Games Bangkok 1998 dan Busan 2002. 

“Saya bermimpi menjadi juara Asian Games bahkan menjadi juara dunia. Saya percayakan semua kepada Allah SWT. Semua memang sulit, tapi bisa kita lalui,” ujar Rifki usai pertandingan

Kini Rifki membuat Indonesia dapat merasakan kebahagiaan kembali. Rifki bersyukur atas segala sesuatu yang dapat ia raih kini. 

"Allah selalu ada di hati pada setiap saat. Terima kasih kepada orang tua, juga seluruh masyarakat Indonesia, juga kepada manager, juga pelatih,” tambahnya.

Tak hanya menjadi seorang atlet, kini juga Rifki menjadi anggota TNI Angkatan Darat yang ditugaskan di Pusat Olahraga, Kodam Brawijaya. 

Rifki merupakan atlet yang cerdas tak hanya fisik, melainkan juga cerdas dalam mengolah emosi. Atlet yang juga gemar bermain catur ini diharapkan dapat terus mempertahankan prestasinya. 

Berkat ketenangan Rifki dalam pertandingan, ia dikatakan dapat mengungguli permainan. 

Kini Indonesia akan kembali mempersiapkan para atletnya yang akan langsung berjuang mengejar poin agar dapat mengirimkan atlet ke 0limpiade Tokyo 2020 mendatang. 

PB FORKI akan terus memberikan fasilitas kepada atletnya agar dapat mengejar kualifikasi yang ada.

Kesuksesan Rifki dalam mengalahkan tandingannya yang unggul ini juga berkat nasihat yang selalu ia terimanya. Sebelum bertanding, ia telah berjanji pada manajer dan juga pelatih untuk memohon kepada Tuhan agar ia diberikan yang terbaik dan tidak menjadi sombong dan angkuh. Manajemen emosi yang baik dari Rifki menjadi kunci permainannya. “Saya tenang, juga yakin karena ada dukungan dari seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Rifki.

wwwwww