Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Akhir November, Dua Flyover di Pekanbaru Sudah Bisa Dilewati

Akhir November, Dua Flyover di Pekanbaru Sudah Bisa Dilewati
Rabu, 05 September 2018 14:56 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau optimis pembangunan dua jembatan layang atau flyover yang berlokasi di simpang Mal SKA dan Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru - Riau bisa dilewati pada akhir November mendatang.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto mengatakan, progres pembangunan dua flyover tersebut telah melebihi target. Dari catatan, Dadang menyebut capaian kinerja pembangunan jembatan layang tersebut diketahui plus 15 persen dari target.

"Flyover yang di SKA plus 15 persen dan flyover Pasar Pagi Arengka melebihi perkiraan 20 persen. Kami kontrak sampai akhir Desember, mudah-mudahan di akhir November selesai dan sudah bisa dilewati," kata Dadang di Pekanbaru, Rabu (5/9/2018).

Ia memastikan, progres pekerjaan fisik tidak ada hambatan.  Bahkan, box girder jembatan yang akan digunakan untuk menyangga jembatan pun udah berada di lokasi.

Sementara, untuk Pasar Pagi Arengka tengah didatangkan dari pabriknya yang berbahan besi padat. ''Kami optimis kedua flyover ini tuntas sesuai rencana," tuturnya.

Untuk diketahui, dua proyek flyover pengurai kemacetan ini akan dilaksanakan selama setahun dengan nilai kontrak kerja sebesar Rp149.673.665.000 atau Rp149 miliar untuk flyover Mal SKA dan flyover Pasar Pagi Arengka sebesar Rp75.532.651.000 atau Rp75 miliar.

Ini merupakan program strategisnya Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk mengurai kemacetan yang ada di titik-titik tersebut. Sistem penganggarannya sendiri single year yang akan dikerjakan selama 285 hari.

Yang mana, jalan layang yang ditargetkan selesai dibangun satu tahun anggaran ini ditangani PT Dewanto Cipta Pratama (Flyover Pasar Pagi Arengka) dan PT Sumber Sari Cipta Marga (Flyover Simpang SKA). ***

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww