Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
24 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
16 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
17 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
17 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
22 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Puan: Pemerintah Samakan Bonus Peraih Medali

Puan: Pemerintah Samakan Bonus Peraih Medali
Kamis, 06 September 2018 05:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SOLO - Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menegaskan tidak ada perbedaan terkait bonus peraih medali bagi atlet yang berjuang dalam Asian Para Games 2018 di Jakarta, 6 - 13 Oktober mendatang. 

Menurut Puan, atlet berprestasi di ajang Asian Para Games, khususnya peraih medali akan mendapatkan hak yang sama layaknya para pejuang Merah Putih yang sukses pada Asian Games XVIII, beberapa waktu lalu. 

"Bonus atlet kita samakan. Semua peraih medali emas akan mendapatkan bonus Rp1,5 miliar. Begitu juga perak maupun perunggu. Semuanya sama," kata Puan Maharani yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah INAPGOC (Panitia penyelenggara Asian Para Games) di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018). 

Namun ada satu hal yang tidak bisa dijanjikan, yaitu terkait pengangkatan status atlet disabilitas menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS. "Hanya memang akan ada ketentuan tertentu yang akan kita sesuaikan, yaitu berkaitan dengan PNS dan lainnya," tambahnya.

Pada gelaran Asian Games XVIII/2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang, sejumlah atlet berprestasi, khususnya peraih medali emas kategori individu mendapatkan bonus sebesar Rp1,5 miliar. Peraih perak sejumlah Rp500 juta, sedangkan medali perunggu diganjar uang pembinaan Rp250 juta.

Lain halnya dengan atlet ganda maupun beregu yang mempunyai kisaran Rp 750 juta - Rp 1 miliar bagi peraih emas, Rp 300 - Rp 400 juta pendulang perak serta Rp 150 - Rp 200 juta bagi peraih medali perunggu.  

Pada ajang Asian Para Games kali ini sebagai bentuk paketan dari Asian Games, Indonesia bertekad untuk menembus peringkat enam besar dengan mengincar kisaran 16 medali emas dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan. Indonesia sendiri akan menurunkan 300 paralimpian (sebutan atlet disabilitas) tahun ini.***

wwwwww