Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
11 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Riau

Tiga Hari Tenggelam, Korban Tabrakan Kapal di Meranti Ditemukan

Tiga Hari Tenggelam, Korban Tabrakan Kapal di Meranti Ditemukan
Mayat Supri saat dievakuasi tim ke speedboat BNPB
Selasa, 25 September 2018 11:43 WIB
Penulis: Safrizal

SELATPANJANG - Korban tabrakan kapal di perairan Selat Air Hitam, Kepulauan Meranti, Riau, akhirnya ditemukan. Jenazahnya dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti.

Korban bernama Supri. Usianya 20 tahun. Pekerja salah satu kilang sagu daerah Penekat.

Mayat Supri pertama kali ditemukan Ferry Dumai Line 5.

Setelah melihat mayat, Kapten Dumai Line 5 Mislan langsung menghubungi Dedi Mardison anggota KSOP Selatpanjang yang kebetulan saat itu di lapangan.

Mendapat kabar penemuan mayat, tiga speedboat yaitu milik BNPB, KSOP, dan Polair bergegas ke TKP. Diikuti KAL Tedung Dishub, Koramil 02 Tebingtinggi, dan Basarnas.

Mayat Supri diangkat ke Speedboat BNPB. Dibantu langsung Kepala BPBD Kepulauan Meranti dan beberapa personil gabungan lainnya. Sekitar pukul 10.25 WIB.

Setelah itu, menggunakan speedboat BNPB itu, mayat Supri dibawa ke Pelabuhan Dorak Selatpanjang. Untuk kemudian dibawa ke kamar jenazag RSUD Kepulauan Meranti.

Hadir langsung di Pelabuhan Dorak, Plt Kepala KSOP Selatpanjang Soeharto, dan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH.

Saat ditemukan di koordinat N01° 00. 095" E102° 37. 825", atau tepatnya 150 meter di depan Pos Polair Bantar. Mayat Supri tertelungkup. Masih menggunakan pakaian lengkap.

Bagian kepala sudah mulai digerogoti ikan dan hewan lautnya. Kulit kaki terlihat terkelupas. Banyak kepiting-kepiting kecil keluar dari baju Supri saat diangkat ke Speedboat.

Seprti diberitakan sebelumnya, kecelakaan laut terjadi di perairan dekat Desa Mekong, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau. Pompong pengangkut pekerja sagu itu pecah setelah diduga ditabrak kapal.

Kejadian nahas tersebut menimpa pekerja kilang sagu dari Penekat, Minggu (23/9/2018). Pompong yang ditumpangi 5 orang itu pecah lalu tenggelam. 4 dari 5 penumpang. Wirdati Ningsih (46), Hendra Wijaya (18), Sulastri (16), dan Pardi (30) berhasil diselamatkan. Sementara 1 orang lainnya, Supri (20) belum berhasil ditemukan.

Kata Kapolsek Tebingtinggi Barat, Bonardo Purba, penumpang pompong hendak ke Selatpanjang, mengantar temannya yang sudah tidak bekerja (PHK). Ketika pompong berada di perairan Selat Air Hitam dekat Desa Mekong, tiba-tiba bertabrakan dengan kapal besi. Pompong oleng lalu tenggelam.

"Belum diketahui identitas kapal besi tersebut. Korban berenang ke tepi menggunakan sisa-sisa pompong yang pecah," kata Bonardo Purba. ***

Kategori:Riau, Olympic
wwwwww