Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Dinihari, Rumah Dinas Kepala Keamanan Lapas Pekanbaru Dilempar Bom Molotov

Dinihari, Rumah Dinas Kepala Keamanan Lapas Pekanbaru Dilempar Bom Molotov
Sabtu, 27 Oktober 2018 12:36 WIB
PEKANBARU - Rumah Dinas Kepala Keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru Arjuna, menjadi sasaran bom molotov yang dilakukan orang tidak dikenal Sabtu (27/10/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di rumah korban di Jalan Pengayoman, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Riau.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yulius Syahruza memastikan bahwa kejadian molotov di rumah bawahannya ini terkait pelaku narkoba.

"Dipastikan ini berkaitan dengan pelaku narkoba. Karena kepala keamanan kan sering melakukan razia dan tindakan disiplin untuk memberantas narkoba (di Lapas). Jadi bandarnya (narkoba) mungkin sakit hati, sehingga rumahnya (kepala keamanan) di molotov," ungkap Yulius saat dikonfirmasi Kompas.com sebagaimana dikutip GoRiau.com, Sabtu.

Kendati demikian, kata dia, sejauh ini belum diketahui siapa dan apa sebenarnya motif pelaku yang melempar bom molotov ke rumah Arjuna.

"Kami sudah lapor ke Polresta Pekanbaru. Tadi polisi sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," sambung Yulius.

Dia menjelaskan, kejadian bom molotov di rumah kepala keamanan Lapas Pekanbaru, terjadi pada saat mati lampu. Saat itu, korban dan keluarganya tertidur.

Namun, korban terbangun setelah terdengar pecahan kaca dari depan rumah.

"Pada saat korban keluar rumah, ditemukan api cukup besar menyala di dekat pintu dan jendela sebelah kiri," kata Yulius.

Namun, kata dia, pelaku teror itu tidak lagi terlihat di lokasi kerena sudah melarikan diri. Sementara pintu depan dan dinding di bawah jendela sebelah kiri terdapat bekas terbakar.

"Saat polisi olah TKP, ditemukan pecah beling (kaca). Beruntung rumah korban tidak terbakar. Kondisi korban dan keluarganya saat ini aman," jelas Yulius. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:kompas.com
Kategori:Badminton, Riau, Olympic
wwwwww