Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Dua dari Empat Nelayan Bagansiapiapi yang Hilang, Ditemukan Tewas Mengapung

Dua dari Empat Nelayan Bagansiapiapi yang Hilang, Ditemukan Tewas Mengapung
Korban saat dievakuasi
Sabtu, 27 Oktober 2018 08:13 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polair Polres Rohil serta dibantu nelayan setempat berhasil menemukan satu dari empat nelayan korban kapal tenggelam di perairan Pulau Halang Kecamatan Kubu Babussalam, Sabtu (27/10/2018) pagi. Mereka sebelumnya dikabarkan hilang setelah mengantar kerang dari Bagansiapiapi ke Penipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Kepala Polisi Perairan Polres Rohil, Iptu Sapto Hartoyo menyebutkan, jenazah yang diketahui bernama Budi (37) ditemukan pada pukul 06.00 Wib pagi tadi oleh nelayan setempat di areal pulau Tuan Syeik berdekatan dengan Pulau Pedamaran. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tewas mengapung di laut.

"Kalau jenazah yang ditemukan ini namanya Budi, tapi yang menyusul satu jenazah lagi belum kita pastikan sampainya," kata Sapto kepada GoRiau.com, Sabtu (27/10/2018) di Pelabuhan Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Menurut Sapto, petugas masih intensif mencari tiga orang korban lainnya dengan menurunkan tim dari Basarnas dan Polair serta dibantu dengan puluhan kapal nelayan yang ikut bersimpati atas peristiwa itu.

"Untuk korban yang satu lagi sudah dilakukan upaya penjemputan dan saat ini total korban sudah kita temukan sebanyak dua orang,’’ katanya.

Dari pantauan, masyarakat dan keluarga korban berbondong bondong memadati pinggiran pelabuhan penumpang Bagansiapiapi untuk menyaksikan langsung jenazah korban yang ditemukan oleh tim gabungan dan nelayan.

Sebelum dievakuasi kedalam Ambulan, jenazah ditutup menggunakan terpal milik nelayan. Aroma busuk dari jenazah yang baru ditemukan setelah tiga hari sejak hari Rabu kemarin,  mengeluarkan bau menyengat dan beberapa warga ada yang tidak sanggup dan menutup hidung.

Sebelumnya, empat orang nelayan Bagansiapiapi, dinyatakan hilang setelah melanggar tiang bubu diperairan pulau Halang, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Keempat nelayan itu bernama Budi (36),  beralamat di jalan pasir Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir, Mama (27) warga jalan Pasir Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir,  Dayat (25) warga Simpang Tiga Kecamatan Bangko dan terakhir Nakhoda kapal, Ibrahim.

Menurut keterangan Kasat Polair Polres Rohil, Iptu Sapto Hadi mengatakan, kecelakaan laut dikarenakan kapal yang mereka awaki melanggar tiang bubu menyebabkan kapal tanpa nama yang membawa 80 goni kerang hasil tangkapan mereka menjadi bocor. ***

wwwwww