Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis French Open 2018

Gagal Pertahankan Gelar, Tontowi-Liliyana Terhenti di Perempat Final

Gagal Pertahankan Gelar, Tontowi-Liliyana Terhenti di Perempat Final
Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir
Sabtu, 27 Oktober 2018 01:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PARIS - Pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir tak dapar melanjutkan langkah mereka di ajang French Open 2018 setelah dihentikan Yuta Watanabe-Arisa Higashino (Jepang), dengan skor 16-21, 21-16, 21-18. Dengan hasil ini, Tontowi-Liliyana gagal mempertahankan gelar diraih tahun lalu.

Di game ketiga, Tontowi-Liliyana beberapa kali mengungguli Watanabe-Higashino, namun mereka tak dapat menjaga keunggulan sehingga pasangan muda Jepang ini mengejar dan balik unggul.

"Banyak kesalahan sendiri yang tidak seharusnya dilakukan, saat sudah banyak dapat poin, tidak bisa jaga keunggulan, malah buang banyak poin juga. Langsung beruntun tiga empat poin, lawan yang tadinya tidak enak touch nya, jadi kembali lagi," kata Liliyana.

"Kalau keseluruhan, mainnya bagus, saya cukup puas. Saya merasa kurang beruntung, berapa kali pengembalian tidak melewati net, selain itu lawan juga bermain bagus," tutur Tontowi.

French Open 2018 menjadi turnamen Eropa terakhir bagi pasangan ini, Liliyana memutuskan untuk gantung raket pada awal tahun depan. Keduanya masih akan bertanding di Fuzhou China Open 2018 yang akan dilangsungkan pada pekan depan.

"Kalau dilihat dari penampilan, seharusnya kami bisa menang. Shuttlecock berat, jadi harus ekstra tenaga, harus lebih sabar dan menerapkan pola yang benar. Kalau mau adu cepat adu kuat pasti ketinggalan, tadi sudah benar polanya, tapi kami cepat sekali membuang poin," jawab Liliyana. ***

wwwwww