Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Bulutangkis French Open 2018

Hentikan pasangan Denmark, Greysia-Apriyani Tak Mau Gagal di Semifinal

Hentikan pasangan Denmark, Greysia-Apriyani Tak Mau Gagal di Semifinal
Greysia Polii dan Apriyani Rahayu
Sabtu, 27 Oktober 2018 01:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution

PARIS - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu mengikuti jejak Kevin Sanjaya Sukamuljo-Marcus Fernaldi Gideon ke babak semifinal French Open 2018. Greysia-Apriyani lolos ke laga empat besar setelah mengalahkan wakil Denmark, Maiken Fruergaard-Sara Thygesen, dengan skor 18-21, 21-16, 21-12.

Kemenangan ini semakin menambah rekor kemenangan Greysia/Apriyani atas Fruergaard/Thygesen dengan kedudukan 3-0.

"Di game pertama kami merasa tertekan lawan, mereka sulit dimatikan. Mungkin mereka juga percaya diri dengan kemenangan kemarin melawan pasangan Jepang (Koharu Yonemoto/Shiho Tanaka). Namun di game kedua dan ketiga, kami bisa keluar dari tekanan," kata Apriyani usai pertandingan.

"Pada game kedua dan ketiga, kami lebih fokus dan lebih aktif berpikir sehingga bisa menjalankan strategi kami. Ini jadi pelajaran buat kami, harus langsung in dari game pertama. Kami pun saling mengingatkan di lapangan tadi," beber Greysia.

Di babak semifinal, Greysia-Apriyani akan berhadapan dengan Juara Dunia 2018, Mayu Matsumoto-Wakana Nagahara. Pada pertemuan terakhir di semifinal World Championships 2018, Greysia-Apriyani dikalahkan dengan skor 12-21, 21-23.

Untuk kesekian kalinya, Greysia-Apriyani harus berhadapan dengan wakil Jepang di babak semifinal. "Kami mau menang, nggak mau kalah, kami nggak mau terbentur terus sama pemain Jepang. Kali ini, kami dapat kesempatan ke semifinal, tidak mudah ke semifinal, jujur ini melelahkan secara pikiran, jadi kami tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini," ujar Greysia.

"Jepang punya banyak 'peluru', seperti tidak habis-habis. Tiap ketemu kami berulang-ulang di semifinal, mereka bergantian menghadapi kami di semifinal. Jadi ibaratnya kalau mereka nilainya tiga, kami harus lima, dari segi tenaga dan pikiran, harus benar-benar fokus untuk bisa keluar dari trauma dan tekanan pasangan Jepang," sebut Greysia. ***

 
 
 
 

wwwwww