Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
18 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton

AC GOR Ciracas Rusak, Karateka Senkeiodo Open Nyaris Pingsan

AC GOR Ciracas Rusak, Karateka Senkeiodo Open Nyaris Pingsan
Minggu, 28 Oktober 2018 12:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kejuaraan Karate Open Championship 2018 Kemenpora tercoreng. Pasalnya, kejuaraan yang digelar di GOR Ciracas itu dinilai kurang memadai mengingat jumlah pesertanya mencapai ribuan.

Yang lebih parah lagi, peserta yang datang dari berbagai Provinsi tersebut mengeluhkan tidak berfungsinya mesin pendingin McQuay Air Conditioning yang berukuran besar di gedung tersebut.

Bahkan ada atlet dari kalangan remaja nyaris pingsan sebelum bertanding, sehingga harus dibawa keluar untuk mendapatkan udara.

"Gerah mau pingsan, alat (AC) tidak berfungsi," ujar Vira (15) seorang atlet dari luar provinsi yang ikut bersama rombongan kepada wartawan di lokasi, Minggu (28/10/2018).

Salah seorang petugas GOR Ciracas saat ditanyakan mengapa alat pendingin udara rusak dan belum diperbaiki? Mengaku tidak tahu menahu masalah tersebut.

"Tidak tahu, sudah lama rusak tapi belum diperbaiki," kata petugas di lokasi.

Petugas tersebut menjelaskan ia tidak mengenal siapa pihak manajemen GOR Ciracas yang bertanggung jawab atas perawatan mesin pendingin udara yang rusak, dan hanya dibiarkan teronggok berdebu.

"Saya juga tidak tahu siapa yang bertanggung jawab," ucapnya dan segera berlalu.

Sementara itu, Ani (40) seorang ibu yang mendampingi anaknya, berceloteh sebaiknya mesin pendingin yang rusak itu dibuang saja.

"Kalau AC-nya tidak berfungsi ya dibuang saja, ini (ruang) sudah sesak," keluhnya. ***

wwwwww