Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Peringati Sumpah Pemuda, Warga Tanah Abang Gelar Parade Bendera Merah Putih dan Tauhid

Peringati Sumpah Pemuda, Warga Tanah Abang Gelar Parade Bendera Merah Putih dan Tauhid
Minggu, 28 Oktober 2018 16:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Banyak cara pemuda di negeri ini dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, salah satunya dengan melakukan parade bendera Merah Putih dan Bendera Hitam bertuliskan kalimat La Ilaha Ilallah Muhammad Rasululloh di lapangan bola STU Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2018).

Tokoh masyarakat Tanah Abang, H Dani Anwar dalam sambutannya di acara tersebut mengatakan, kehadiran bendera Tauhid itu ingin menunjukkan bahwa semangat sumpah pemuda tidak lepas dari sejarah bahwa bangsa ini menjunjung nilai-nilai ketuhanan Yang Maha Esa.

"Dan bagi pemuda Muslim kalimat La ilaha ilallah Muhammadar Rosulullah adalah simbol keyakinan akan Tuhan YME, simbol keagungan, simbol rasa persatuan dan kemerdekaan mereka dari segala bentuk penjajahan dalam menjaga NKRI sebagai satu tanah air, bangsa dan bahasa," ucap Dani Anwar.

Namun, Dani tak menampik bahwa pengibaran bendera tauhid ini juga terkait dengan adanya pembakaran bendera yang dilakukan oleh oknum anggota Banser di Garut, beberapa waktu lalu.

"Oleh karenanya bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, kita berkumpul menyuarakan aspirasinya agar masyarakat dan pemerintah menghormati bendera Tauhid dan menjamin hal ini tidak lagi terjadi di masa depan demi persatuan Indonesia," ucap Dani yang disambut teriakan Takbir oleh para pemuda.

Selain melakukan doa bersama untuk para pahlawan, dalam acara ini turut diperdengarkan pembacaan Ayat suci Alquran dan pembacaan teks Sumpah Pemuda yang diikuti oleh para pemuda, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Masjid dan Mushola se- Kelurahan Karet Tengsin. ***

wwwwww