Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
3
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Badminton

Di KRI Banda Aceh, Ketua MPR Ajak Masyarakat Teladani Pahlawan

Di KRI Banda Aceh, Ketua MPR Ajak Masyarakat Teladani Pahlawan
Minggu, 11 November 2018 00:46 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Tak jauh dari Pulau Damar Besar, gugusan Pulau Seribu, Jakarta, Ketua MPR Zulkifli Hasan melepas karangan bunga ke laut.

Acara melepas Karangan bunga ke laut merupakan salah satu prosesi Peringatan Hari Pahlawan yang diselenggarakan di KRI Banda Aceh, Sabtu, (10/11/2018).

Dalam peringatan Hari Pahlawan itu, di mana Zulkifli Hasan menjadi inspektur upacara, berbagai kesatuan TNI, polisi, ormas pemuda, pramuka, pelajar SMA, tokoh masyarakat, dan keluarga para pahlawan nampak dengan khimad mengikuti upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu.

Zulkifli Hasan mengatakan dirinya bersyukur hari ini kita bisa memperingati Hari Pahlawan dengan lancar. "Mari kita lanjutkan perjuangan mereka," ujarnya.

Dikatakan Zulhas, dulu para pahlawan saat berjuang tidak menanyakan apa agama, suku, dan asal usul. "Semua bersatu untuk Indonesia merdeka," tuturnya.

Menurutnya perjalanan bangsa ini sudah panjang,  Indonesia sudah 72 tahun merdeka, dan 20 tahun reformasi. Diakui sudah banyak kemajuan yang dialami bangsa ini. Seperti adanya otonomi daerah. "Sebagai hamba Allah kita wajib mensyukuri hal yang demikian," ujar pria asal Lampung itu.

Meski demikian diakui juga masih banyak catatan yang selanjutnya perlu diperbaiki. Untuk itu mantan Menteri Kehutanan ini mengajak semua untuk merenungi perjuangan para pahlawan yang penuh keikhlasan.

Dirinya menceritakan pernah berziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Suryo. Sebagai kepala daerah, Suryo lebih memilih merdeka atau mati ketika menghadapi pasukan Sekutu yang mendarat di Surabaya dan hendak menjajah kembali. Dari Suryo inilah diharapkan kita belajar keberanian untuk mempertahankan kemerdekaan.

Meskiun demikian Zulkifli Hasan menceritakan sosok Agus Salim. Agus Salim diakui sebagai peletak diplomasi Indonesia. Kutipan yang patut ditiru dari Agus Salim adalah 'memimpin adalah jalan menderita dan mengabdi'.

"Dari semua itu maka para pahlawan perlu dikenang," paparnya.

Sebagai Ketua MPR dirinya mengucapkan selamat kepada enam tokoh dan keluarganya yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai pahlawan di tahun ini. "Selamat kepada Keluarga A.R Baswedan, Kasman Singodimedjo, dan keluarga lainnya, di mana orang dicintai telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional," tuturnya.

Pada acara ramah tamah, dirinya mengingatkan di tahun politik kita boleh beda pilihan dalam Pemilu, boleh beda pula partai politik, namun semua ditegaskan harus sama dalam merah putih. Untuk itu Zulkifli Hasan mengajak pada semua untuk menjadi pelopor persatuan. "Kalau pikiran kita jangka pendek, nanti ada yang terluka," ucapnya. 

Baginya,demokrasi sudah menjadi pilihan bangsa. Pemilu disebut sangat biasa dan terjadi lima tahun sekali. "Kita merdeka untuk bersatu dan berdaulat. Sekarang untuk bersatu adalah lewat jalan demokrasi dan Pemilu," tambahnya.

Peringatan Hari Pahlawan yang rutin diselenggarakan di atas kapal perang kali ini ditandai juga dengan penyerahan tali asih kepada keluarga dan pewaris sejarah korban Pertempuran Aru.***

wwwwww