Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton
Liga 1 2018

Wanderley Junior Ikhlas Perseru Kalah Dari Arema

Wanderley Junior Ikhlas Perseru Kalah Dari Arema
Senin, 12 November 2018 15:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - JKlub Perseru Serui kalah telak 1-4 dalam laga tandang ke Stadion Kanjuruhan, markas Arema FC, Minggu, 11 November 2018. Laga pekan ke-30 Liga 1 2018 terasa pahit bagi tim berjuluk Cendrawasih Jingga.

Pelatih Perseru, Wanderley Junior mengaku ikhlas melihat anak asuhnya kalah telak dari Arema FC. Sempat menekan di menit-menit awal, namun mereka gagal memecah kebuntuan.

"Kami kalah pada pertandingan kali ini. Kami ikhlas. Kami sudah coba bermain baik, tapi gagal mencetak gol, justru Arema FC yang bisa melakukannya lebih dulu," kata Wanderley.

"Kami juga sudah mencoba untuk mencetak gol supaya bisa menyamakan kedudukan. Tapi kami masih menemui kegagalan," imbuh pelatih asal Brasil tersebut.

Hasil ini membuat Perseru harus rela berada di dasar klasemen sementara. Dari 30 pertandingan, mereka baru bisa mengoleksi 32 poin.

Peluang untuk lepas dari jerat degradasi pun semakin berat. Mereka harus bisa memaksimalkan empat pertandingan yang tersisa agar tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan. ***

wwwwww