Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
22 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
19 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Sejarah Siak Akan Ditulis Dalam Bentuk Karya Sastra

Sejarah Siak Akan Ditulis Dalam Bentuk Karya Sastra
Penutupan Workshop Sastra di Siak
Selasa, 13 November 2018 15:25 WIB
Penulis: Ira Widana
SIAK - Workshop Sastra yang berlangsung di Siak memberikan atau membuka semangat baru bagi para pencinta Sastra Seni Budaya di negeri Istana Matahari Timur.

Ditambah lagi, mengingat Siak bagian dari perkembangan sastra di Riau, kegiatan workshop itu mengangkat kembali nilai nilai sejarah kearifan lokal yang ada di Siak.

Marhalim Zaini sebagai narasumber dalam acara itu menyebutkan semangat baru untuk selalu berkarya bagi para peserta workshop sangat tinggi.

Terutama dalam memajukan dunia sastra dalam bentuk pelestarian Bahasa Melayu di Kabupaten Siak, maupun mampu menulis sejarah Siak dalam bentuk karya sastra.

“Siak merupakan bagian dari perkembangan sastra di Riau. Itu karena disini adalah bagian dari energi besar kita untuk menciptakan karya sastra,"kata Marhalim Zaini.

Masih kata Zaini, potensinya sangat besar sekali, cuma tidak bisa melihat karya itu karena kurangnya media atau wadah untuk mereka mengexplorasi.

"Sehingga bakat bakat potensi besar itu belum muncul. Jadi saya juga mengharapkan agar teruslaah berkarya untuk memajukan Siak,”harap dia.***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww