Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
3 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
9 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

SMPN 5 Langgam Masih Kekurangan Lokal Kelas

SMPN 5 Langgam Masih Kekurangan Lokal Kelas
Kegiatan study banding SMPN 5 dan SMPN 4 Langgam, Selasa (13/11/2018)
Selasa, 13 November 2018 12:56 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Wakil Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 5 Desa Segati Dusun III Tasik Indah, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau mengakui kalau sekolah mereka masih kekurangan lokal.

Akibatnya, pihak sekolah menggunakan kantor majelis guru untuk proses belajar mengajar.

"Sampai saat ini, kami masih kekurangan lokal kelas. Jadi, kantor majelis guru digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," kata Wakil Kepsek SMPN 5 Langgam, Suhemi, Selasa (13/11/2018).

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan untuk dapat membantu kekurangan lokal. 

"Jadi kami mohon kepada Pemkab mellaui dinas terkait jika ada anggaran mohon dibantu pembangunan untuk ruang kelas baru," harap Suhemi.

Ia menyampaikan, untuk jumlah tenaga pengajarnya SMPN 5 Langgam juga masih kurang. "Sekarang hanya ada dua guru 2 PNS, 4 orang honor komite dan 7 orang honor Pemda," sebutnya.

Saat ini, berbagai kegiatan sekolah dilaksanakan. Salah satunya, kegiatan study banding bersama SMPN 4 Langgam.

Sebagai informasi tambahan, SMPN 5 Langgam dibangun melalui program pembangunan unit sekolah baru dengan mekanisme partisipasi masyarakat menggunakan dana APBN Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun anggaran 2017 dengan biaya pembangunan Rp 2.374.577.000. ***

Kategori:Voli, Riau, Umum, Badminton
wwwwww