Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Usus Keluar, Warga Akit Asal Meranti Butuh Uluran Tangan

Usus Keluar, Warga Akit Asal Meranti Butuh Uluran Tangan
Rabu, 14 November 2018 07:34 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Li Bin Ashang (37) salah seorang warga Suku Akit yang tinggal di Kuala Melibur Desa Mengkirau, Tasikputri Puyu, mengidap penyakit tumor dan ususnya keluar. Saat ini ia sudah dibawa berobat ke Pekanbaru dan butuh uluran tangan untuk meringankan beban hidupnya.

Li sekarang sedang mengidap tumor ganas yang bersarang di dalam tubuhnya. Lebih tepatnya, tumor itu berada di saluran pembuangan air besar. Tak hanya tumor, saat ini Li juga mempunyai penyakit yang lain, yaitu ususnya keluar dari dekat perut bagian samping (atas pinggang).

Akibat memiliki dua penyakit itu, Li jadi perbincangan masyarakat setempat.

Hingga akhirnya, seorang Pemuda Telukbelitung, Zuriyadi Fahmi, membawa Li ke RSUD Kepulauan Meranti. Saat itu Fahmi yang juga salah seprang mahasiswa di Unri ini dibantu rekan Sapma PP, yang diketuai Bobi Iskandar dan Firdaus.

Setelah mendapat petunjuk dari RSUD Kepulauan Meranti, Li langsung dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad. Sorenya Li langsung dibawa ke Pekanbaru oleh Fahmi, Bobi dan Firdaus untuk supaya cepat ditangani.

Sampai di Pekanbaru, Li belum bisa langsung mendapat penanganan operasi. Li harus menunggu hasil lab keluar serta masih menyesuaikan dengan jadwal dokter bedah digestive yang hanya ada setiap Senin dan Rabu.

Saat itu Li masih bertahan di Pekanbaru. Sebab, jika harus bolak balik Selatpanjang - Pekanbaru, membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Li pun membutuhkan uluran tangan dari warga. Jika ada yang ingin meringankan warga Meranti ini, bisa menghubungi nomor hp 0823-8330-4568. ***

Kategori:PON, Riau, Badminton
wwwwww