Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
12 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Banjir di Inhu, DPRD Riau Minta Warga Waspadai Penularan Penyakit

Banjir di Inhu, DPRD Riau Minta Warga Waspadai Penularan Penyakit
Ilustrasi (Int)
Senin, 19 November 2018 16:20 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau, Husaimi Hamidi meminta masyarakat Indragiri Hulu (Inhu) untuk mewaspadai berbagai masalah penyakit yang kerap muncul ketika banjir.

Seperti daerah-daerah lain, Inhu merupakan salah satu kabupaten di Riau yang kerap dilanda banjir akibat luapan Sungai Indragiri. Oleh sebab itu, politisi Partai PPP ini menilai bahwa antisipasi dan pencegahan usai banjir surut perlu dilakukan secepatnya.

Legislator asal Rokan Hilir (Rohil) ini juga mengimbau agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhu untuk segera mengambil langkah dalam pencegahan penularan penyakit.

"Banjir sudah terjadi, dan ada yang meninggal. Karena itulah langkah antisipasi pasca banjir juga harus segera dilakukan. Jangan sampai ada korban lagi," katanya di Pekanbaru, Senin (19/11/2018). 

"Pasca banjir itu rentan terhadap penyebaran penyakit seperti diare, demam berdarah, dan sebagainya. Karena itu kita minta agar Pemkab dan Dinas Kesehatan maupun Puskesmas di Inhu gerak cepat," sambungnya lagi. 

Salah satu hal yang perlu diwaspadai selain penyebaran penyakit adalah serangan nyamuk pasca banjir surut. Seperti yang diberitakan sebelumnya, nyamuk berkepala putih yang jenisnya belum teridentifikasi tampak menyerang warga di lokasi bekas banjir di Inhu, pada Sabtu (17/11/2018) lalu. ***

wwwwww