Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
3
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Pihak Tv Muhammadiyah Anggap Dufi Karyawan Baik dan Tak Pernah Ada Masalah

Pihak Tv Muhammadiyah Anggap Dufi Karyawan Baik dan Tak Pernah Ada Masalah
Proses pemakaman almarhum. (istimewa)
Senin, 19 November 2018 18:23 WIB
JAKARTA - Mayat dalam drum yang ditemukan warga dan menggegerkan Kampung Narogong, Klapanunggal, Bogor adalah freelance TV Muhammadiyah (TVMU) bernama Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, 43 tahun.

Manager Sales TVMU, Maheso membenarkan korban adalah rekan kerja di sales marketing TVMU dan telah hilang kontak dengannya Jumat pekan lalu, 16 November 2018. Dia belakangan ditemukan sudah menjadi mayat.

"Saat kita ingin konfirmasi perihal pekerjaan pada pukul 10.39 hari Jumat, beliau tidak membaca dan membalas pesan WA saya," ujar Maheso, Senin, 19 November 2018.

Bahkan berdasarkan keterangan dari Maheso yang didapat dari keluarga beliau, Dufi telah hilang kontak pada hari Jumat juga dan waktunya lebih pagi sebelum Maheso mengirim pesan. "Keluarganya juga mengatakan pada saya, pagi Jumat itu ia izin untuk berangkat ke TVMU" ujar Maheso saat dijumpai Kantor TVMU.

TVMU belum mengeluarkan tanggapan saat ini, mereka baru saja rampung mengikuti kegiatan Milad ke-106 Muhammadiyah di Solo, Jawa Tengah.

Sebelum di TVMU, Abdullah Fitri pernah bekerja sebagai wartawan dan menjadi sales marketing. Ia pun pernah bekerja di beberapa media elektronik.

Terkait meninggalnya Dufi, Maheso tidak mempunyai firasat akan kepergiannya. "Ia bersikap seperti biasa dan tidak ada firasat apa-apa kepada dufi," Maheso menuturkan.

Menurut Maheso, Dufi pribadi yang optimis dalam melakukan pekerjaannya sebagai salesman marketing. "Dufi baru bergabung dengan TVMU awal tahun ini, tapi saya sudah cukup lama mengenalnya ketika sama-sama di stasiun TV INEWS dulu. Ia pribadi yang optimis dalam menggapai target dan tidak mempunyai masalah dengan kawan-kawan TVMU." tutur Maheso lagi.

Sebelumnya, Dufi diketahui adalah korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan seorang pemulung di kawasan kawasan Industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu, 18 November 2018.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:tempo.co
Kategori:DKI Jakarta, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww