Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
24 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
21 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
22 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Walikota Padang Sepakat Para Pelaku LGBT Diruqyah

Walikota Padang Sepakat Para Pelaku LGBT Diruqyah
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah hadir dalam Aksi Tolak LGBT di Padang, Ahad (18/11/2018).
Senin, 19 November 2018 13:13 WIB
PADANG - Pemerintah Kota Padang bersama Ormas dan masyarakat, Minggu (18/11/2018) mendeklarasikan Padang Bersih Maksiat sebagai komitmen mencegah perilaku penyimpang LGBT di daerah itu. Bahkan, pelaku LGBT bakal diruqyah untuk langkah penyembuhan.

Anggta Majelis Mujahidin Padang, Lucky Abdul Hayyi menyebutkan, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah sepakat untuk meruqyah pelaku LGBT.

"Di sini kita telah menyiapkan pakar ruqyah untuk mereka. Biasanya laki-laki gay dirasuki oleh jin perempuan, ini yang banyak kita jumpai terhadap pelaku LGBT," sebutnya seperti dilansir Covesia.com, Senin (19/11/2018).

Selain itu, lanjutnya, para waria akan ''diserahkan'' ke pihak TNI untuk dibina. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat program ini bisa dilaksanakan di Kota Padang," jelasnya.

Menurut Lucky, peran pembinaan juga melibatkan Dinas Sosial Kota Padang.

Sekaitan dengan komitmen 'Padang Bersih Maksiat', masyarakat terutama para orang tua diminta proaktif mengawasi anak-anak dan remaja dalam pergaulan sehari-hari.

"Jika dicurigai ada kos-kosan atau tempat yang diduga menjadi ajang pertemuan LGBT agar segera dilaporkan kepada pihak yang berwenang," pintanya. (dil/rdk)

Editor:arie rf
Sumber:Covesia.com
Kategori:Badminton, PON, Sumatera Barat
wwwwww