Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemkab Kuansing Berencana Tarik Kembali Al-Quran yang Dibagikan Kemaren

Pemkab Kuansing Berencana Tarik Kembali Al-Quran yang Dibagikan Kemaren
Bagian surat yang diubah maknanya
Kamis, 22 November 2018 14:54 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berencana menarik kembali Al-Quran yang dibagikan saat peringatan maulid Nabi Muhammad SAW kemaren di Masjid Agung Telukkuantan.

"Saya sudah perintahkan untuk ditarik kembali. Tapi, setelah koordinasi dengan MUI, ternyata itu boleh diedarkan. Untuk lebih jelas, coba hubungi Assisten II," ujar Wabup Kuansing H. Halim kepada GoRiau.com, Kamis (22/11/2018) siang di Telukkuantan.

Langkah penarikan kembali diambil Wabup Halim untuk menghilangkan polemik di tengah-tengah masyarakat Kuansing.

Sementara, Asisten II Setda Kuansing Wariman DW menyatakan pihaknya akan menggelar pertemuan dengan MUI dan Kemenag, Jumat (23/11/2018). Pertemuan itu akan membahas mengenai Al-Quran yang dihibahkan oleh PT IKPP.

"Kita akan pelajari bersama Forkopimda. Dari hasil pertemuan ini, baru kita putuskan apakah ditarik atau tidak," ujar Wariman.

Dikatakan Wariman, Al-Quran kemaren memang sudah mendapat persetujuan dari Kemenag dan ada surat edaran MUI Kuansing agar tidak mempersoalkan terjemahan Surat Al-Maidah ayat 51.

"Cuma, masyarakat kita belum sepenuhnya menerima Al-Quran ini. Makanya kita akan kaji bersama Forkopimda, agar tidak ada polemik di tengah-tengah masyarakat," papar Wariman.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wabup Halim membagikan 500 Al-Quran kepada para pejabat Kuansing. Halim mengaku tidak mengetahui persoalan Surat Al-Maidah ayat 51, dimana ada perubahan terjemahan kata pemimpin menjadi teman setia. ***

wwwwww