Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
11 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
19 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton

Curah Hujan Masih Tinggi, PLTA Kotopanjang Terus Lakukan Pemantauan Elevasi

Curah Hujan Masih Tinggi, PLTA Kotopanjang Terus Lakukan Pemantauan Elevasi
Jum'at, 23 November 2018 14:25 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Di musim hujan, membuat pihak PLTA Koto Panjang terus melakukan siaga kondisi elevasi waduk PLTA.

Selain melakukan siaga, pihak PLTA ini juga selalu memberikan informasi tentang pembukaan atau menutup pintu pelimpah.

Manager PLTA Koto Panjang, Muhammad Rusdi kepada GoRiau, Jum'at (23/11/2018) melalui WhatsApp menyampaikan bahwa hingga, Jum'at sekira pukul 09.00 WIB tadi, kondisi elevasi waduk PLTA Koto Panjang terbaca 82.63 mDPL.

''Pintu pelimpah masih dibuka 3 pintu dengan tinggi buka buka 30 cm. Total besaran outflow rata2 sebesar 500 m3/detik (outflow spillway 149 m3/detik + outflow turbin 351 m3/detik) dengan inflow waduk rata2 501 m3/detik,'' jelas Rusdi.

Lebih lanjut ia menyampaikan jika ada masyarakat yang bertanya tentang menambah tinggi buka atau menambah buka pintu pelimpah atau bahkan menutup semua pintu pelimpah. Maka pihaknya akan terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca terlebih dahulu.

''Kami akan terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan curah hujan di sisi hulu. Info dari dari BMKG Pekanbaru akan kami jadikan referensi serta alat pemantau ketinggian elevasi sungai di sisi hulu,'' ungkapnya.

Rusdi menambahkan, bahwa semua tindakan yang akan dilakukan akan mengacu ke Standart Operational Procedure (SOP). ***

wwwwww