Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
15 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
10 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Subuh, Banjir Melanda Desa Sungai Subayang Setingkai Kampar, Warga Pilih Mengungsi

Jelang Subuh, Banjir Melanda Desa Sungai Subayang Setingkai Kampar, Warga Pilih Mengungsi
Banjir di Desa Sahilan Darussalam, Kecamatan Gunung Sahilan
Jum'at, 23 November 2018 13:49 WIB
Penulis: Syawal Jose
BANGKINANG - Jelang subuh, Jumat (23/11/2018), warga Desa Sahilan Darussalam, Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar, Riau dikejutkan dengan banjir yang melanda kampung mereka. Banjir merendam pemukiman dan fasilitas sosial yang ada.

Menurut warga, banjir disebabkan tingginya curah hujan sehingga menyebabkan air Sungai Subayang Setingkai meluap ke pemukiman.

''Banjir di Gunung Sahilan. Hingga saat ini debit air di hulu Sungai Subayang Setingkai masih naik,'' ujar Muhammad Ayub, salah seorang anggota Satpol PP Kampar yang meninjau lokasi banjir di Desa Sahilan.

Sementara itu warga setempat, Fitriani mengaku sudah mengungsi karena khawatir airnya semakin baik di depan rumahnya. ''Air semakin naik. Ngungsi lagi, banjir, banjir," ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Sahilan Darussalam dan Camat Gunung Sahilan belum bisa dihubungi untuk memastikan data valid jumlah rumah warga yang terendam akibat banjir ini. ***

wwwwww