Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Usai Beraksi, Raja Copet Kota Padang Diciduk Polisi di Kamar Kos

Usai Beraksi, Raja Copet Kota Padang Diciduk Polisi di Kamar Kos
Jum'at, 30 November 2018 21:31 WIB
PADANG - Jajaran Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar) meringkus seorang pemuda bernama Rizal Nur alias Dedek, (20). Pemuda itu diduga kerap melakukan aksi pencopetan terhadap penumpang angkutan kota (angkot) di Kota Padang.

Informasi yang dilansir JawaPos.com, Dedek diringkus tim opsnal Satreskrim Polresta Padang pada Kamis (28/11) dini hari. Pelaku yang dijuluki 'raja copet' ini ditangkap saat berada di sebuah kamar kos di kawasan Pasar Alai, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna membenarkan penangkapan pelaku spesialis copet di angkot itu. Bahkan, sebelum ditangkap malam itu, sore harinya tersangka baru saja beraksi di sebuah angkot.

"Petugas langsung bergerak saat mendapatkan laporan aksi tersangka," kata AKP Edriyan Wiguna, Jumat (30/11).

AKP Edriyan membeberkan, Dedek ini tak sekali dua kali beraksi di angkot. Dari pengakuannya, tersangka telah beraksi 15 kali di berbagai jurusan angkot di Kota Padang.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti (BB) berupa satu unit ponsel Samsung Galaxy berwarna putih yang diduga kuat hasil kejahatan pelaku.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan terkait jaringan atau pun penadah yang sering menerima hasil curian yang dilakukan pelaku.

"Pelaku terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian. Pelaku terancam hukuman penjara maksimal lima tahun kurungan," tandas AKP Edriyan Wiguna. (rcc/jpc)

Editor:arie rf
Sumber:JawaPos.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Sumatera Barat
wwwwww