Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
24 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
4
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
11 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
5
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
5 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
23 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

IFC Ajang Cari Talenta Muda Untuk Timnas

IFC Ajang Cari Talenta Muda Untuk Timnas
Ricky Jacobi
Senin, 03 Desember 2018 12:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BADUNG - Gelaran Bali International Football Championship (IFC) 2018 besutan Kemenpora di bawah komando Menpora Imam Nahrawi, diharapkan mampu memberikan kontribusi dan menjadi pondasi pembinaan pemain usia dini menuju Timnas Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI Ricky Yacobi yang secara langsung memantau sekaligus menjadi pemandu bakat di Bali International Football Championship (IFC) 2018 ini yang melibatkan 9 negara tersebut.

"Bagi saya ajang ini sangat bagus untuk menjaring talenta-talenta muda pemain sepakbola kita yang nanti bisa direkomendasikan untuk Timnas Indonesia," kata Ricky di Pecatu, Bali, Senin (3/12/2018).

Untuk menghasilkan pemain muda yang berkualitas, Ricky meminta kepada pemain Indonesia yang akan tampil di setiap pertandingan nanti agar menunjukkan kualitas terbaiknya, kedua bermain fair play dalam setiap pertandingan, serta jujur dan bersikap baik di lapangan. Karena itu menurutnya kunci utama bagi pemain muda agar bisa menunjukkan kualitas terbaiknya dalam bermain sepakbola.

"Bagi pembinaan usia dini yang utama bukan hanya kemenangan, tapi mereka harus bisa bermain jujur, fairplay dan bersikap baik di lapangan. Apalagi ini adalah pertandingan internasional yang diikuti oleh negara seperti Jepang, China, Australia dan Korea Selatan yang memiliki disiplin tinggi dalam bermain bola," harapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Ricky Yakobi. Pada saat jumpa pers Bali IFC 208, Isnanta menyampaikan kepada seluruh pemain Indonesia baik itu yang dari Timnas Pelajar U-15, Badung Ragunan (Bara) FC atau Indonesia All Stars agar bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk menunjukkan sikap yang baik dilapangan.

"Karena ini sifatnya ajang untuk pembinaan usia dini, jadi saya harap semua pemain yang mewakili tim Indonesia bisa menunjukan kualitas terbaiknya di lapangan. Para pemain harus menjunjung sikap fair play baik di dalam atau luar lapangan. jika sikap itu mampu ditunukan dalam setiap permainan, saya yakin tim pemandu bakat bisa melihat dan dijadikan rekomendasi," kata Isnanta. ***

wwwwww