Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Data Rumah dan Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Teluk Meranti

Ini Data Rumah dan Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Teluk Meranti
Kondisi Jalan Lintas Bono Kecamatan Teluk Meranti, Senin (3/12/2018).
Senin, 03 Desember 2018 17:54 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALAN KERINCI - Meski level muka air Sungai Kampar terjadi penurunan, namun dua desa di Kecamatan Teluk Meranti masih terjadi peningkatan, akibat hujan lebat dua hari terakhir.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Pelalawan, sejumlah jalan dan rumah di Kecamatan Teluk Meranti terdampak banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Pelalawan, Hadi Penandio, Senin (3/12/2018) menyebutkan, Desa Pangkalan Terap, jumlah terdampak banjir sebanyak 237 KK dan 840 jiwa.

"Jumlah rumah terdampak 198 unit, rumah yang terendam sebanyak 62 unit. Namun tidak ada yang mengungsi, warga membuat pelantar dalam rumah masing-masing," ungkapnya.

Sementara untuk di Desa Petodaan, lanjut Hadi Penandio, terdapat 120 jiwa dengan jumlah rumah yang terdampak banjir sebanyak 325 unit.

"Jumlah rumah terendam sebanyak 53 unit dengan ketinggian di dalam rumah 20-30 Cm. Jumlah pengungsi 3 KK atau 10 jiwa, mereka mengungsi ke rumah keluarg terdekat," sebutnya.

Tidak hanya jalan dan rumah warga yang terdampak oleh banjir, satu bangun gedung seklah dan rumah ibadah turut terdampak banjir.

"Sebanyak 50 anak pesantren diliburkan. Untuk Jalan Lintas Bono ketinggian air mencapai 30-60 Cm," terangnya.

Hadi Penandio mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dengan berkoordinasi dengan Camat dan Kades.

"Kita juga berupaya koordinasi dengan pihak perusahaan terdekat untuk membantu alat berat guna pembersihan kanal yang dangkal dan menyempit. Kita lakuakn juga koordinasi dengan Diskes untuk membuka layanan posko kesehatan di desa," pungkasnya kepada GoRiau. ***

Kategori:Voli, Riau, PON, Badminton
wwwwww