Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

MPR dan Adkasi Siap Gelar Kampanye Pemilu Damai

MPR dan Adkasi Siap Gelar Kampanye Pemilu Damai
Senin, 03 Desember 2018 18:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Delegasi Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) yang dipimpin Lukman Said, Senin, 3 Desember 2018, menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan di ruang kerja, Lt.9, Gedung Nusantara III, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta.

Kedatangan Lukman ke komplek parlemen untuk mengundang Zulkifli Hasan pada acara Adkasi yang hendak digelar pada Februari 2019.

Pada bulan dan tahun itu, Adkasi menggelar berbagai acara seperti seminar dan jalan sehat. "Kami mengundang Bapak untuk menjadi pembicara dalam seminar Adkasi," papar Lukman.

Sebagai politisi yang berada di daerah, asosiasi yang menghimpun DPRD dari 417 kabupaten se-Indonesia itu juga peduli terselenggaranya Pemilu yang damai, aman, dan berjalan lancar. Untuk itu DPRD mengajak MPR mengkampanyekan Pemilu damai lewat kegiatan jalan pagi dan apel.

"Rencananya start dari Parkir Timur Senayan dan finish di Komplek Parlemen," ujarnya.

Agar berjalan sukses, Adkasi meminta dukungan MPR dalam acara kampanye Pemilu Damai itu. "Pesertanya bisa mencapai 15.000 orang," ungkapnya.

Menanggapi keinginan itu, Zulkifli Hasan menyanggupi. "Nanti dalam seminar akan kita sampaikan materi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Mengenai rencana kampanye Pemilu Damai, pria asal Lampung itu mendukung penuh. "Saya sudah keliling Indonesia dan menyampaikan hal itu," ujarnya.

Menurutnya, baik itu Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, dan Pemilu memilih anggota DPRD, semua harus berlangsung dengan suasana yang menggembirakan. Disebut Pemilu adalah konsekuensi dari demokrasi yang diselenggarakan secara rutin sekali dalam lima tahun sehingga hajatan ini dianggap sebagai hal yang biasa.

Dipaparkannya, dalam Pemilu yang dihadapi adalah teman, sahabat, dan saudara sendiri. "Untuk itu jangan anggap Pemilu sebagai perang. Yang kita pilihkan teman sendiri," tuturnya.

"Komitmen inilah yang perlu dipegang sehingga tidak ada yang saling hujat dan serang. Dalam Pemilu yang perlu dikedepankan adalah friendly competition. Kita sambut hangat Pemilu," tambahnya.

Menurutnya, NKRI-lah yang menyatukan bangsa ini dalam Pemilu.

Memilih wakil rakyat atau Presiden menurut mantan Menteri Kehutanan itu sangat sederhana. Bila Suka Si A, SI B, datang ke TPS dan tentukan di bilik suara. "Lima menit selesai kok," ucapnya.

Nah yang perlu dilakukan oleh calon wakil rakyat atau calon Presiden, menurut Zulkifli Hasan adalah soal pendekatan saja pada masyarakat.***

wwwwww