Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
7 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemilik Sempat Tidak Terima, Akhirnya Anjing Penerkam satpam Diamankan Petugas

Pemilik Sempat Tidak Terima, Akhirnya Anjing Penerkam satpam Diamankan Petugas
Senin, 17 Desember 2018 20:45 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Sempat tidak terima saat ditegur, akhirnya si pemilik anjing Jecky harus merelakan hewan peliharaannya diamankan petugas.

Anjing jenis pitbull yang menerkam petugas keamanan Komplek Rajawali, Sawah Besar, Jakarta Pusat telah diamankan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian, Minggu (16/12/2018).

Anjing peliharaan milik salah seorang warga Komplek Rajawali tersebut akan diperiksa secara intensif selama 14 hari oleh tim animal rescue apakah termasuk anjing liar atau tidak.

"Sekarang anjingnya sudah kami bawa ke pasar minggu untuk observsi, observasi 14 hari, nanti hasilnya akan diinfo lebih lanjut," ungkap Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Darjamuni kepada Kricom saat dikonfirmasi.

Nantinya setelah dilakukan observasi terhadap Jecky, dan hasilnya bagus maka pihak Dinas KPKP DKI Jakarta akan menyerahkan anjing galak tersebut kepada sang pemilik dengan syarat tidak boleh dibiarkan berkeliaran di jalan tanpa pengawasan.

"Kalau dinyatakan sehat akan dikembalikan pemiliknya dengan beberapa perjanjian seperti tidak boleh dilepas (harus diikat)," imbuhnya.

Pihaknya mengatakan untuk saat ini Herman yang merupakan korban keganasan Jecky masih dirawat intensif di rumah sakit Tarakan. "Sedangkan korban sepenuhnya sudah dinas kesehatan di rs tarakan," tutupnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww