Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
22 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
8 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
5
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
21 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
6
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
21 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Riau

Soal Perusakan Atribut Demokrat, Kapolda Riau: Jadikan Itu yang Terakhir, Jangan Ada Lagi, Polri akan Ambil Tindakan Tegas

Soal Perusakan Atribut Demokrat, Kapolda Riau: Jadikan Itu yang Terakhir, Jangan Ada Lagi, Polri akan Ambil Tindakan Tegas
Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo
Senin, 17 Desember 2018 12:13 WIB
Penulis: Riski Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau sudah menahan tiga orang pelaku perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru Riau. Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo menegaskan, itu harus jadi peristiwa yang terakhir, tidak boleh terjadi lagi dalam kondisi pesta demokrasi ini. Jika ada yang mengganggu, Polri akan mengambil tindakan tegas.

Demikian disampaikan Kapolda Riau pada jumpa pers yang dilaksanakan di Mapolda, Senin (17/12/2018).

Ia juga mengingatkan agar ketua partai politik maupun calon legislatif yang ada di Riau untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan.

"Kepada teman-teman ketua partai politik maupun calon legislatif, kami menyadari masa kampanye saat ini adalah masa untuk melakukan sebuah kegiatan meraih hati masyarakat,tetapi sebagai masyarakat Indonesia. Tentunya ada satu hal yang lebih utama dari itu, adalah menjaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat,'' sebut Widodo.

Selain itu Irjen Widodo juga mengajak pemimpin partai dan calon legislatif untuk menggunakan cara-cara yang beretika.

"Kita juga harus mempunyai etika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Itu jangan dilupakan jangan hanya sekedar berkompetisi, berkompetisi lah dengan sehat dengan tidak meninggalkan etika-etika tersebut,'' pungkas Irjen Widodo

Ia berharap agar kejadian tersebut adalah kejadian yang terakhir di kota Pekanbaru. "Saya harapkan kejadian kemarin menjadi yang terakhir. Polri akan bertindak tegas atas perlakuan-perlakuan seperti itu, mari kita ciptakan suasana kondusif khususnya daerah Pekanbaru dan Provinsi Riau,'' tutup Kapolda Riau. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww