Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
7 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
8 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
10 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta dari PAM JAYA Berkat Perluasan Layanan Air
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
11 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Demokrat Yakini Ada 'Institusi Siluman' Dibalik Perusakan Atribut Partai di Riau

Demokrat Yakini Ada Institusi Siluman Dibalik Perusakan Atribut Partai di Riau
Selasa, 18 Desember 2018 23:21 WIB
JAKARTA - DPP Partai Demokrat meyakini adanya "institusi siluman" yang menjadi dalang perusakan atribut partai di Pekanbaru, Riau, saat kunjungan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Demokrat yakin ada 'institusi siluman' yang menjadi mastermind, inisiator dan pemberi perintah," kata Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan saat menjelaskan hasil rapat darurat Partai Demokrat, dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa. 

Hinca tidak menjelaskan siapa institusi siluman yang dimaksud. Namun dia mengatakan perusakan diduga dilakukan secara terstruktur dan terorganisir atas permintaan institusi siluman itu. 

Demokrat menilai penjelasan Menkopolhukam Wiranto sial perusakan atribut Demokrat hanya mencari kambing hitam dan mengorbankan orang kecil untuk memutus mata rantai dengan keberadaan inisiator perusakan. 

Hinca menekankan sejauh yang diketahui Demokrat, tidak ada keterlibatan PDI Perjuangan sebagai inisiator perusakan itu. Seandainya terlibat, maka kemungkinan besar hanya dimanfaatkan saja.

"Keterlibatan Partai Demokrat pun jelas tidak ada. Yang ada adalah Ketua Umum pak SBY mengeluarkan instruksi agar tidak membalas merusak atribut parpol lain," jelas Hinca. 

Demokrat juga meyakini perusakan diluar pengetahuan Presiden Jokowi.  Demokrat berharap Negara, pemerintah dan penegak hukum jujur  dan bersedia mengungkap kasus itu secara tuntas dan mengungkap inisiator perusakan.  "Hentikan praktik seperti ini di masa depan, kalau tidak pemilu bisa kacau," ujarnya. 

Hinca juga menegaskan bahwa Demokrat tidak bermaksud membesar-besarkan kasus tersebut, karena menurut Demokrat kasus itu memang serius dan besar. "Kasus ini jangan dikecil-kecilkan dan dianggap angin lalu," kata dia. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:antara
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Riau
wwwwww