Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
8 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
10 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
11 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
13 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
9 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Hinca: Perusakan Baliho dan Bendera Kami di Riau, Dilakukan Secara Masif dan Tak Beradab

Hinca: Perusakan Baliho dan Bendera Kami di Riau, Dilakukan Secara Masif dan Tak Beradab
Selasa, 18 Desember 2018 23:12 WIB
JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan bahwa perusakan terhadap sejumlah atribut baik itu bendera dan baliho Partai Demokrat dilakukan secara masif dan tidak beradab.

Hal tersebut disampaikannya usai pertemuan sejumlah petinggi dan perwakilan DPD dan DPC Partai Demokratdi kediaman Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

"Tidak benar yang dirusak itu satu. Tidak benar. Perusakan, perobekan, dan penghilangan baliho SBY dan Partai Demokrat berjumlah ratusan dan terjadi di malam hari hingga dini hari tanggal 15 Desember," kata Hinca di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Hinca juga mengatakan sejumlah atribut partai berlambang bintang mercedez tersebut dibuang ke parit-parit dan selokan.

"Semua bukti atribut yang rusak, robek, patah difoto untuk dijadikan alat bukti," kata Hinca.

Hal tersebut dilakukan, menurut Hinca, agar kepolisian mendapatkan fakta dan data yang jelas di lapangan sebab setelah perusakan tersebut, DPD Partai Demokratmelaporkannya ke Polres Pekanbaru.

"Dan Pak SBY pada pagi harinya juga menuju ke lokasi perusakan dan pembuangan atribut Partao Demokrat agar tidak salah memahami situasi," imbuh Hinca.

Dari sanalah, Hinca mengatakan, ada instruksi dari SBY untuk menurunkan atribut yang tersisa. "Daripada dirusak dan dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu, karena ini adalah simbol dan kehormatan partai," pungkasnya.

Sementara itu, satu orang pelaku perusakan atribut Partai Demokrattersebut, yakni HS, dikatakan Hinca, sudah dimankan oleh Satgas Rajawali. Tersangka HS, dikatakan Hinca, juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau.  ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:tribunews
Kategori:PON, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Riau
wwwwww