Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
21 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
21 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

JK Catat Lima Daerah Termasuk Riau, Perlu Digenjot untuk Kampanye Jokowi-Ma'ruf

JK Catat Lima Daerah Termasuk Riau, Perlu Digenjot untuk Kampanye Jokowi-Maruf
Selasa, 18 Desember 2018 01:14 WIB
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin sekaligus Wakil Presiden, Jusuf Kalla, optimistis pasangan calon nomor urut 01 itu bisa menang meskipun masa kampanye baru berjalan tiga bulan. Namun, dia juga mencatat sejumlah daerah yang perlu diperhatikan agar basis suara Jokowi tak hilang.

Menurut Kalla, daerah-daerah itu harus intensif dikunjungi agar elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di sana lebih optimal.

Daerah yang dimaksud Kalla adalah Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jambi, Riau, dan Banten.

Ia menambahkan pada dasarnya di daerah-daerah tersebut elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mulai meningkat namun masih harus digenjot lagi.

"Banten masih perlu perjuangan, usaha keras di Banten tentu. Tapi kita harapkan itu akan positif nanti pada waktunya," ujar Kalla.

Saat ditanya analisis PARA Syndicate yang menunjukan kecenderungan menurunnya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf, Kalla menghargai temuan lembaga tersebut sebagai sebuah masukan.

"Banyak sekali sebenarnya survei-survei. Tapi dari banyak survei itu kami simpulkan satu sama lainnya. Jadi survei disurvei lagi. Hasil survei kami gabungkan lagi, tetap positif," lanjut Kalla. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kompas.com
Kategori:Riau, DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic, PON
wwwwww