Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
9 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
5 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Lagi, Satpol PP Kota Padang Gerebek Pasangan LGBT di Rumah Kontrakan

Lagi, Satpol PP Kota Padang Gerebek Pasangan LGBT di Rumah Kontrakan
Pasangan diduga LGBT diamankan Satpol PP Padang. (foto: tribunnews.com)
Kamis, 20 Desember 2018 18:35 WIB
PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang kembali mengamankan pasangan yang diduga berperilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Dua orang laki-laki yang diduga merupakan pasangan sejenis diamankan di sebuah kontrakan di Jalan Gajah Mada, nomor 7, RT 02 RW 02, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Nanggalo, Padang pada Kamis (20/12) dini hari tadi.

Kepala Satpol PP Kota Padang Yadrison, seperti diberitakan republika.co.id mengungkapkan, penggerebekan terhadap dua laki-laki tersebut dilatari oleh laporan masyarakat sekitar yang resah dengan perilaku keduanya. Perwakilan warga kemudian melapor kepada Satpol PP untuk dilakukan penindakan.

"Ada satu pasangan diduga homo atau gay, barang buktinya sejumlah tisu yang sudah basah terkena cairan yang menyerupai mani, tisu bekas itu ditemukan di tempat tidur," jelas Kasatpol PP Padang Yadrison, Kamis (20/12/2018).

Yadrison menambahkan, penertiban kontrakan juga dilakukan bersama Ketua RT setempat. Kedua laki-laki yang diduga berperilaku LGBT tersebut kemudian dibawah ke Makor Satpol PP untuk dilakukan penyidikan.

Satpol PP juga menunggu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk memastikan apakah keduanya memang pasangan sejenis atau bukan.

"Untuk sementara kita tunggu hasil penyelidikan dari PPNS, kita belum bisa menetapkan apakah mereka termasuk LGBT atau bukan," jelas Yadrison.

Satpol PP Kota Padang, kata Yadrison, bertugas mengimplementasikan niat Pemkot Padang untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap aktivitas pelaku LGBT.

Untuk kasus di Gunung Pangilun kali ini, Yadrison menyebut bahwa warga sudah lama merasa resah dengan perilaku kedua laki-laki yang diduga merupakan pasangan sejenis.

"Mencegah sekaligus menghindari dari hal-hal yang tidak kita inginkan, makanya mereka diamankan," katanya.

Belakangan ini Satpol PP Padang memang lebih tegas terhadap dugaan perilaku LGBT. Awal November lalu misalnya, Satpol PP Kota Padang mengamankan 8 perempuan yang mengakui diri mereka sebagai penyuka sesama jenis, alias lesbian.

Satpol PP juga mengamankan sejumlah waria di kompleks GOR H Agus Salim. Di bulan yang sama, Satpol PP juga kembali mengamankan dua perempuan lesbian. ***

Editor:arie rf
Sumber:republika.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww