Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

KPU Riau Targetkan Partisipasi Pemilu Diatas 73 Persen

KPU Riau Targetkan Partisipasi Pemilu Diatas 73 Persen
Senin, 21 Januari 2019 06:33 WIB
PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menargetkan tingat partisipasi Pemilu pada tahun 2019 di Riau bisa lebih 73 persen. Sementara pada Pilkada serentak 2018, tingkat partisipasi pemilih di Riau sangat rendah bahkan hanya 58 persen.

Sedangkan pada Pemilu 2014 silam, partisipasi pemilih mencapai 72 persen, lebih tinggi bila dibandingkan partisipasi Pilkada.

Target partisipasi pemilih untuk Riau ini masih dibawah target nasional pada pemilu 2019 yakni 77,5 persen. "Kita berharap dan optimis bisa capai di atas 73 persen di Riau, bisa dicapai dari tahun 2014 lebih tinggi," ujar Komisioner KPU Riau Sri Rukmini.

Jika dilihat pada Pilkada serentak tingkat Provinsi Riau tahun 2018 partisipasi pemilih hanya 58 persen namun pada Pilkada sebelumnya lagi tahun 2013 hanya 53 persen atau meningkat 5 persen dari tahun 2013. "Untuk Pilpres tahun 2014 sendiri partisipasi pemilihnya mencapai 62 persen dan kita yakin tahun 2019 juga meningkat,"ujarnya.

Cara untuk meningkatkan partisipasi pemilih ini, menurut Sri Rukmini, tidak lain dan tidak bukan dengan menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat dengan berbagai cara, termasuk sosialisasi berbasis keluarga. ''Termasuk juga dibantu sosialisasi oleh relawan Pemilu yang sekarang sudah direkrut oleh KPU di Kabupaten/Kota," ujarnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tribunpekanbaru.com
Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww