Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Riau

Setelah Jakarta dan Bandung, Pekanbaru Ternyata Teraktif Gunakan Mata Uang Kripto

Setelah Jakarta dan Bandung, Pekanbaru Ternyata Teraktif Gunakan Mata Uang Kripto
Senin, 21 Januari 2019 04:24 WIB
PEKANBARU - Kota Pekanbaru ternyata merupakan kota teraktif ketiga dalam aktivitas perdagangan mata uang kripto (cryptocurrency) setelah Jakarta dan Bandung.

Hal itu diungkapkan perusahaan broker mata uang kripto Bitcoin dan Ethereum, Luno.

"Salah satu yang aktif `top three` di Pekanbaru. Mereka beli, jual, simpan, dan trading," kata Kepala Operasional Luno Indonesia, Claristy, Minggu.

Dia menjelaskan bahwa usia demografi yang terlibat aktif dalam transaksi aset kripto dengan menggunakan aplikasi Luno di Kota Pekanbaru berusia 22-35 tahun. Mereka terdiri dari kalangan mahasiswa hingga milenial yang telah memiliki pendapatan tetap.

"Biasanya, mahasiswa atau yang sudah bekerja mulai dari midclass hingga level manager," tuturnya.

Luno yang telah mendirikan kantor di Indonesia sejak 2017, sekarang fokus pada edukasi dengan lebih dari 300.000 pengguna aktif. Secara global, dia menjelaskan terdapat 2 juta lebih pengguna Luno yang aktif bertransaksi aset digital.

Pekanbaru menjadi salah satu kota yang menjadi fokus Luno dalam program edukasi bertema "Ngopi Bareng Luno". Program yang diselenggarakan di salah satu hotel di Pekanbaru akhir pekan ini menarik ratusan peserta.

Claristy mengatakan melalui program yang digulirkan di sejumlah kota besar di Indonesia tersebut dapat terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang seluk beluk transaksi mata uang kripto.

"Dari program ini juga kita berharap nanti komunitas Luno di Pekanbaru dan seluruh Indonesia dapat terintegrasi dalam media sosial. Sehingga, kita bisa saling berbagi ilmu dan pengetahuan," tuturnya.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia lebih tanggap dengan menyediakan definisi legal menyoal mata uang kripto jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Terkait nilai mata uang kripto yang mengalami penurunan, ia menjelaskan hal itu bukan sebuah masalah jika masyarakat melihatnya dari sudut pandang lebih luas. Sebab, jika dibandingkan dengan beberapa tahun kemunculannya, mata uang kripto masih mengalami pertumbuhan yang menjanjikan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ekonomi, Riau
wwwwww