Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
23 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
23 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
22 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Riau

Seharusnya Bawaslu Riau Buat Aturan yang Lebih 'Menggigit' Bukan Hanya Menertibkan APK

Seharusnya Bawaslu Riau Buat Aturan yang Lebih Menggigit Bukan Hanya Menertibkan APK
Wakil Ketua DPD Gerindra Riau, Taufik Arrahman
Selasa, 22 Januari 2019 21:10 WIB
Penulis: Nyimas Naima Azzahra
PEKANBARU - Banyaknya Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislatif (Caleg) yang melanggar aturan, membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kerap melakukan penertiban.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPD Gerindra Riau, Taufik Arrahman mengatakan, Bawaslu maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) seharusnya membuat formula dan aturan yang lebih menggigit agar tidak terus menerus melakukan penertiban.

Menurutnya, jika APK hanya diturunkan paksa saja, bukanlah langkah yang efektif. Sebab, tinggal menunggu waktu, APK di billboard tersebut kembali terpasang.

''Anggaran penertiban ini kan besar. Kalau dibongkar saja, nanti dalam dua atau tiga minggu ada lagi APK itu," kata Taufik kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Selasa (22/1/2019).

Karena itu, lanjut Taufik, dibutuhkan langkah konkrit, agar partai maupun caleg tidak lagi melanggar aturan Bawaslu dengan memasang APK di billboard berbayar. Sebab, disisi lain, memasang APK di billboard berbayar memang efektif untuk promosi.

"Saya pribadi menilai, billboard itu efektif untuk mempromosikan, meski caleg itu tahu kalau ia melanggar aturan. Makanya harus ditegur, atau kenakan sanksi, jangan hanya dilakukan penertiban saja," jelas Wakil Ketua Komisi I DPRD Riau ini.

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu Riau telah berulang kali menertibkan APK caleg di sejumlah billboard berbayar di Kota Pekanbaru. ***

Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww