Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
MPR RI
9 jam yang lalu
Skandal Jiwasraya, Bamsoet Desak OJK Dibubarkan
2
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
Politik
5 jam yang lalu
Dapat Gelar Doktor, Gus Jazil Minta Menteri Halim Terus Perjuangkan Masyarakat Desa
3
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
Pendidikan
9 jam yang lalu
Terdampak Pandemi, Pimpinan MPR Desak Pemerintah Cairkan Anggaran untuk Pesantren
4
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
DPR RI
22 jam yang lalu
Eva Yuliana Kutuk Pembunuhan terhadap Editor MetroTV
5
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
Ekonomi
6 jam yang lalu
Dukung Startup Buatan Budak Melayu, Gubernur Syamsuar Resmi Launching JualBuy.com
6
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Sepakbola
7 jam yang lalu
Andri Muladi Siap Penuhi Panggilan Borneo FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

OTT di Jakarta, KPK: Tak Ada Anggota DPR yang Kena, Semua Unsur BUMN

OTT di Jakarta, KPK: Tak Ada Anggota DPR yang Kena, Semua Unsur BUMN
Kamis, 28 Maret 2019 02:25 WIB
JAKARTA - KPK menyebut telah menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Total ada 7 orang yang diamankan, tetapi tidak ada anggota DPR yang ditangkap.

"Dari 7 orang yang diamankan dan dibawa ke kantor KPK tidak ada anggota DPR RI," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019).

"Jadi unsurnya adalah direksi BUMN, pihak swasta, dan pengemudi," imbuh Febri.

Direksi BUMN itu diketahui berasal dari PT Pupuk Indonesia. Para pihak yang ditangkap itu diduga berkaitan dengan distribusi pupuk.

"Transaksi ini atau dugaan penyerahan uang tersebut itu diindikasikan terkait dengan distribusi pupuk melalui kapal," imbuh Febri.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan terhadap mereka yang ditangkap sebelum menentukan status hukumnya. Saat ini mereka yang terjaring OTT itu masih sebagai terperiksa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww