Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
16 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
18 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
14 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Dinilai Tak Bermanfaat, Anggota DPRD Sumbar Ini Minta Iven Tour de Singkarak Dievaluasi Total

Dinilai Tak Bermanfaat, Anggota DPRD Sumbar Ini Minta Iven Tour de Singkarak Dievaluasi Total
Finish Etape I Tour de Singkarak 2018. (foto: hariansinggalang.co.id/yasrizal)
Minggu, 07 April 2019 22:37 WIB

PADANG – Tour de Singkarak (TdS) sudah digelar beberapa kali. Namun DPRD Sumbar menilai pelaksanaannya tak begitu bermanfaat, terutama untuk masyarakat dan pariwisata. Untuk itu DPRD meminta iven internasional itu dievaluasi total.

“Sejak pertama kali dilaksanakan hingga sekarang, manfaat TDS tidak benar-benar terasa. Targetnya untuk meningkatkan wisatawan, namun itu tak tercapai,” ujar Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Rahayu Purwanti seperti lansir hariansinggalang.co.id.

Menurutnya, TdS semakin lama semakin tak menarik. “Bahkan pemerintah kabupaten/kota pun sudah berkurang ketertarikannya terhadap TdS,” ujar Rahayu.

Untuk itulah, tambah dia, Komisi V meminta Pemprov Sumbar, yakni gubernur dan wakil gubernur untuk segera melakukan evaluasi terhadap TDS. Evaluasi itu haruslah dilakukan dengan segera.

“Jangan sampai kita hanya menghabiskan anggaran banyak dari tahun ke tahun untuk TdS. Tapi ternyata manfaatnya justru tak ada. Apalagi tahun demi tahun TdS justru menjadi semakin tak menarik untuk masyarakat dan kabupaten/kota,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi V Hidayat juga pernah mewacanakan tentang pelaksanaan TdS, sebaiknya tak lagi dilakukan setiap setahun. “Karena manfaatnya tak begitu terasa dan anggarannya sangat besar. Lebih baik kita ubah saja TdS menjadi dua kali setahun,” ujarnya.

Dia mengatakan, memang ada klaim dari Dinas Pariwisata bahwa pelaksanaan TDS telah meningkatkan jumlah wisatawan ke Sumatera Barat. Namun, ujar Hidayat, klaim itu tak bisa dibuktikan oleh dinas terkait.

Hidayat menilai tak ada peningkatan signifikan jumlah wisatawan dari luar negeri maupun dalam negeri ke Sumbar. ***

Editor:arie rh
Sumber:hariansinggalang.co.id
Kategori:Badminton, Non Olympic, Sumatera Barat
wwwwww