Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
6 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

GBK Penuh dengan 'Lautan Manusia', Nizar Zahro: Tanda Pemilu Usai, Prabowo-Sandi Menang

GBK Penuh dengan Lautan Manusia, Nizar Zahro: Tanda Pemilu Usai, Prabowo-Sandi Menang
Minggu, 07 April 2019 23:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Satria Gerindra, Moh. Nizar Zahro salah satu politisi yang mengklaim pemilu sudah usai dan kemenangan Prabowo-Sandi sudah tak bisa ditawar lagi.

Hal ini diungkapkan Nizar Zahro, usai melihat "lautan manusia" yang hadir dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama GBK, Minggu (7/4/2019).

"Spektakuler!! Capres 02 Prabowo-Sandi sukses gelar kampanye terakbar di Stadiun GBK Senayan. Kampanye ini dihadiri 1 juta orang," ujar Nizar Zahro.

GBK kata dia, adalah barometer. Dimana konstestan politik yang mampu memenuhi GBK, biasanya keluar sebagai pemenang kontestasi Pemilu.

"Mulai dari Gus Dur, Megawati, SBY, dan hingga Jokowi (Pilpres 2014) pernah merasakan atmosfer itu," ujarnya.

Politisi asal Madura Jawa Timur itu lebih lanjut mengatakan, saat ini atmosfer tersebut telah memenuhi kampanye Prabowo. GBK penuh sesak. Lautan manusia juga masih menjejali jalan-jalan menuju GBK.

"Pada Pilpres 2014, Jokowi berhasil memenuhi GBK karena pencitraan politiknya. Namun saat ini publik sudah sadar bahwa banyak janji politik yang tidak terpenuhi," tegasnya.

Publik yang sudah tersadar kata dia, mengalihkan dukungan kepada Prabowo. Banyak relawan Jokowi di Pilpres 2014 saat ini sudah berganti baju menjadi relawan Prabowo. Bahkan ada yg menyatakan taubat nasuha di depan Istana.

"Satu juta orang yang memenuhi GBK adalah orang-orang sadar politik. Inisiatif datang ke GBK atas biaya sendiri. Tidak pengerahan. Semua berharap pemimpin baru untuk membawa Indonesia adil makmur," tukasnya.

Siapa pun terkesima menyaksikan lautan manusia memenuhi GBK. Kehendak rakyat kata dia, sulit dilawan. "Pilpres 2019 telah selesai. Kampanye Capres 01 pada 13 April 2019 di GBK akan menjadi ajang perpisahan Jokowi kepada para pendukungnya," pungkasnya.***

wwwwww