Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  Badminton

Demokrat Ancam Jalan Sendiri Jika Prabowo Tunduk pada 'Setan Gundul'

Demokrat Ancam Jalan Sendiri Jika Prabowo Tunduk pada Setan Gundul
Senin, 06 Mei 2019 16:13 WIB
JAKARTA - Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut ada setan gundul yang memberikan masukan sesat mengenai kemenangan 62 persen dalam pilpres pada Prabowo Subianto. Andi menyatakan Demokrat akan meninggalkan Prabowo jika capres 02 itu terus tunduk kepada kelompok setan gundul.

"Jika Pak Prabowo lebih memilih mensubordinasikan koalisi dengan kelompok setan gundul, Partai Demokrat akan memilih jalan sendiri yang tidak khianati rakyat," kata Andi dalam Twitter resminya, Senin (6/5/2019). Cuitan Andi ini dibagikannya kepada sejumlah wartawan.

Demokrat tergabung dalam koalisi Indonesia Adil dan Makmur yang beranggotakan Gerindra, PAN, PKS, dan Berkarya. Namun akhir-akhir ini muncul isu bahwa Demokrat akan menyeberang ke koalisi Jokowi. Pertemuan Jokowi dengan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menambah kencang perputaran isu itu.

Andi mengatakan Demokrat hanya mau berkoalisi dengan pihak yang mendengarkan aspirasi rakyat. Ada rakyat dalam koalisi itu.

"Partai Demokrat hanya ingin melanjutkan koalisi dengan Gerindra, PAN, PKS, Berkarya, dan rakyat," tegas Andi.

Mengenai setan gundul ini, Andi tidak menyebutkan secara rinci siapa sosok yang disorotnya itu. Dia hanya menyebut sosok 'setan gundul' ini merupakan sosok yang tidak rasional dan mendominasi.

"Dalam Koalisi Adil Makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya, muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kata Andi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww