Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
4 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Tawuran di Malam Ramadan, Puluhan ABG Diamankan Polisi di Agam

Tawuran di Malam Ramadan, Puluhan ABG Diamankan Polisi di Agam
ilustrasi
Selasa, 14 Mei 2019 15:43 WIB
AGAM - Kepolisian Resort Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menangkap 53 pemuda dalam tawuran yang terjadi di GOR Rang Agam Lubukbasug, Senin malam (13/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dikutip dari Covesia.com, Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi di Lubukbasung, Selasa (14/5) mengatakan, 53 pemuda itu diamankan di Mapolres Agam setelah terjaring tim gabungan Operasi Bina Kusuma dan Operasi Cipta Kondisi Polres setempat yang melihat tawuran antar-pemuda di GOR Rang Agam.

"Pada umumnya mereka masih di bawah umur, dan ada beberapa dari mereka masih memakai seragam sekolah yang dicoret. Namun kami tidak menemukan senjata tajam," katanya.

Ia menambahkan, para pemuda itu tawuran setelah saling lempar petasan, dan rencananya akan ada datang massa tambahan lebih banyak.

Setelah mendapatkan informasi dari warga setempat, anggota polisi menuju lokasi untuk mengamankan sejumlah pemuda sebelum tawuran membesar.

"Kami juga mengamankan dan menilang 43 unit sepeda motor berbagai merek milik mereka akibat memakai knalpot racing dan tidak memiliki kelengkapan surat," kata dia.

Sesampai di Mapolres Agam, ke-53 pemuda itu diberikan pembinaan dan nasehat oleh ustad yang sengaja dihadirkan pihak kepolisian.

Setelah itu orang tua mereka dipanggil dan membuat surat pernyataan tidak akan melakukan tawuran lagi.

"Apabila surat pernyataan telah ditandatangani di atas materai, maka mereka akan diserahkan kepada orang tuanya," katanya

Sebelumnya Polres Agam telah mengantisipasi tawuran dan konvoi kendaraan siswa setelah pengumuman kelulusan SMA, SMK dan MA dengan cara meminta pihak sekolah mengumumkan secara daring dan pengumuman itu dilakukan menjelang berbuka puasa.

Dengan cara itu tidak ada kesempatan mereka untuk merayakan kelulusan dengan konvoi dan kebut-kebutan motor. Namun tawuran itu terjadi pada malam hari saat pelaksanaan shalat tarwih.

"Kita akan rutin melakukan razia menjelang Idul Fitri," katanya. ***

Editor:arie rh
Sumber:covesia.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww