Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
12 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
3
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
Kesehatan
23 jam yang lalu
Kata Legislator setelah Aljannah Melahirkan di Teras
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
9 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
4 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
6
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
10 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pesan Prabowo ke Pendukung: Kita Harus Mementingkan Keutuhan Bangsa dan Negara

Pesan Prabowo ke Pendukung: Kita Harus Mementingkan Keutuhan Bangsa dan Negara
Jum'at, 28 Juni 2019 11:04 WIB
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto mewakili koalisi Indonesia Adil Makmur mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya atas kerja kerasnya selama Pilpres 2019. Dia meminta pendukungnya tidak berkecil hati, tenang dan setia kepada konstitusi.

"Saya minta seluruh pendukung mari tidak berkecil hati tetap tegar tetap tenang kita penuh dengan cita-cita mulia tapi selalu dalam kerangka damai anti kekerasan dan setia pada konstitusi yaitu UUD 1945," kata Prabowo di Rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (27/6).

Prabowo mengajak seluruh pendukungnya untuk mementingkan kesatuan dan persatuan bangsa setelah pilpres usai. Dia mengingatkan bahwa seluruh anak bangsa adalah saudara.

"Kita harus selalu mementingkan kepentingan yang lebih besar, keutuhan bangsa dan negara kita harus memandang seluruh anak bangsa sebagai saudara kita sendiri," ujarnya.

Majelis hakim MK memutuskan menolak seluruh gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 diajukan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Dengan demikian, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo ( Jokowi)- Ma'ruf Amin tetap menjadi presiden dan wakil presiden terpilih sesuai rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya" kata Ketua MK Anwar Usman saat membacakan putusan di gedung MK, Kamis (27/6). Sidang berlangsung sekitar sembilan jam terhitung sejak pukul 12.40 hingga pukul 21.15 WIB.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww