Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
12 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
21 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
20 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
12 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
12 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
6
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Seruan Prabowo untuk Berjuang di Legislatif, Masih Mungkinkah Ada Konsesi?

Seruan Prabowo untuk Berjuang di Legislatif, Masih Mungkinkah Ada Konsesi?
Jum'at, 28 Juni 2019 10:07 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengungkapkan optimisme pihaknya untuk terus melanjutkan agenda perjuangan mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur, meski kalah dalam Pemilihan Presiden 2019. Prabowo, tidak menyinggung kursi eksekutif.

"Kita bisa berjuang di Legislatif, kita bisa berjuang di banyak forum-forum lain. Kita akan konsolidasi, kita punya dukungan yang rill," kata Prabowo saat konferensi pers sesaat paska putusan MK atas gugatan PHPU Pilpres 2019, Kamis (27/06/2019) malam.

Dalam konferensi pers yang digelar di rumah Kertanegara itu, Prabowo mengimbau para pendukungnya, tetap optimis dalam menatap masa depan. Mengedepankan kedamaian dan keutuhan Bangsa serta teguh berpegang pada UUD 1945 sebagai konstitusi negara.

Sebelumnya, beredar rumor konsesi politik pasca dugaan adanya pertemuan Prabowo dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan di Pulau Dewata, Bali pada awal Juni 2019.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, lantas menepis rumor pertemuan yang dikaitkan dengan rekonsiliasi politik tersebut.

"Gini lho, yang paling penting-saya nggak bersepakat dengan kata-kata rekonsiliasi ya. Nggak ada yang perlu direkonsiliasikan. Karena ini kompetisi, biasa," kata Dahnil di Media Center BPN, Jakarta Selatan, Senin (24/06/2019) lalu.

Dahnil mengaku tak tahu persis soal pertemuan-pertemuan Prabowo. Tapi yang jelas, kata Dahnil, "Pak Prabowo sejak awal terbuka sekali bertemu dengan siapapun, dengan Pak Jokowi, dengan siapapun,".

Tapi, Dahnil menegaskan, pertemuan-pertemuan Prabowo tidak dalam bingkai untuk lobi-lobi dan bagi-bagi jabatan politik.

"Frame-nya untuk kepentingan publik, seperti belakangan ini kan banyak tokoh-tokoh BPN yang kemudian dikriminalisasi, dituduh makar, dan sebagainya," kata Dahnil.

Dilansir Tempo.co, Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade sempat membenarkan adanya kunjungan Prabowo ke Bali. Katanya, "Pak Prabowo ke Bali dalam rangka ulang tahun Pak Hashim (Adik Prabowo)".

Sementara Budi Gunawan, menolak berkomentar ketika ditemui seusai rapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat pada Kamis (20/06/2019) lalu. Adapun Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto, enggan mengomentari pertemuan Budi dan Prabowo di Bali.

"Itu bukan kapasitas saya," kata Wawan, Jumat (02/06/2019).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww