Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Seruan Prabowo untuk Berjuang di Legislatif, Masih Mungkinkah Ada Konsesi?

Seruan Prabowo untuk Berjuang di Legislatif, Masih Mungkinkah Ada Konsesi?
Jum'at, 28 Juni 2019 10:07 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengungkapkan optimisme pihaknya untuk terus melanjutkan agenda perjuangan mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur, meski kalah dalam Pemilihan Presiden 2019. Prabowo, tidak menyinggung kursi eksekutif.

"Kita bisa berjuang di Legislatif, kita bisa berjuang di banyak forum-forum lain. Kita akan konsolidasi, kita punya dukungan yang rill," kata Prabowo saat konferensi pers sesaat paska putusan MK atas gugatan PHPU Pilpres 2019, Kamis (27/06/2019) malam.

Dalam konferensi pers yang digelar di rumah Kertanegara itu, Prabowo mengimbau para pendukungnya, tetap optimis dalam menatap masa depan. Mengedepankan kedamaian dan keutuhan Bangsa serta teguh berpegang pada UUD 1945 sebagai konstitusi negara.

Sebelumnya, beredar rumor konsesi politik pasca dugaan adanya pertemuan Prabowo dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan di Pulau Dewata, Bali pada awal Juni 2019.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, lantas menepis rumor pertemuan yang dikaitkan dengan rekonsiliasi politik tersebut.

"Gini lho, yang paling penting-saya nggak bersepakat dengan kata-kata rekonsiliasi ya. Nggak ada yang perlu direkonsiliasikan. Karena ini kompetisi, biasa," kata Dahnil di Media Center BPN, Jakarta Selatan, Senin (24/06/2019) lalu.

Dahnil mengaku tak tahu persis soal pertemuan-pertemuan Prabowo. Tapi yang jelas, kata Dahnil, "Pak Prabowo sejak awal terbuka sekali bertemu dengan siapapun, dengan Pak Jokowi, dengan siapapun,".

Tapi, Dahnil menegaskan, pertemuan-pertemuan Prabowo tidak dalam bingkai untuk lobi-lobi dan bagi-bagi jabatan politik.

"Frame-nya untuk kepentingan publik, seperti belakangan ini kan banyak tokoh-tokoh BPN yang kemudian dikriminalisasi, dituduh makar, dan sebagainya," kata Dahnil.

Dilansir Tempo.co, Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade sempat membenarkan adanya kunjungan Prabowo ke Bali. Katanya, "Pak Prabowo ke Bali dalam rangka ulang tahun Pak Hashim (Adik Prabowo)".

Sementara Budi Gunawan, menolak berkomentar ketika ditemui seusai rapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat pada Kamis (20/06/2019) lalu. Adapun Direktur Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto, enggan mengomentari pertemuan Budi dan Prabowo di Bali.

"Itu bukan kapasitas saya," kata Wawan, Jumat (02/06/2019).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww