Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Sutopo Purwo Meninggal Dunia, Inisiator FWM Ungkap Alasan Loyalitasnya pada Almarhum

Sutopo Purwo Meninggal Dunia, Inisiator FWM Ungkap Alasan Loyalitasnya pada Almarhum
Kolase Inisiator Forum Wartawan Muslim (FWM) Muslikhin Effendi dan Sutopo Purwo Nugroho
Minggu, 07 Juli 2019 13:09 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia, penggagas Forum Wartawan Muslim (FWM), Muslikhin Effendi ungkap alasan loyalitasnya pada almarhum.

"Innalillahi wa inna ilaihi roji'un, aku baru landing tadi malam. Tapi ya pahlawan itu, ya dia (almarhum Sutopo, red)," kata Muslikhin, Minggu (7/7/2019).

Ia menambahkan, selama Humas BNPB dijabat oleh Sutopo, tak satupun berita bencana yang boleh 'bobol' di medianya.

"Pokoknya kalau berita bencana, aku sebisa mungkin jangan sampai bobol. Bukan apa-apa, selain karena nilai sosial diberitanya, karena aku juga tahu ini orang memang benar-benar kerja pakai jiwa sosialnya, dan cepat pula gitu ngupdate infonya ke kita," kata pria yang juga menjabat Pimpinan Redaksi di perusahaan berita siber, GoNEWS.co itu.

Karenanya, lanjut Bung Mus, tak hanya untuk memperioritaskan berita bencana untuk tayang di medianya, Ia juga tak segan untuk menyebar info dari Sutopo kepada jejaringnya di kalangan jurnalis nasional.

Seperti diketahui, Sutopo Purwo telah tutup usia di Guangzhou, China, pada Minggu (7/7/2019) pukul 02.20 waktu setempat. Sutopo tutup usia dalam perjuangannya melawan kanker paru-paru yang Ia derita sejak 2017. Rencananya, Sutopo akan dimakamkan di tanah kelahiranya, Boyolali.

Kepahlawanan Sutopo dan kecintaannya pada Indonesia juga diinterpretasi warganet dari 'potret bisu' Nusantara yang menjadi unggahan terakhir pria asal Boyolali itu di twitter.

"Even your last tweet is still about Indonesia, sir. #Respect"

"In heaven you say "Good Bye Indonesia, im still love you in heaven. Selamat jalan pak #ripsutopo"

"Bahkan tweet terakhirmu, selalu tentang negara ini, Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun,"

Demikian kutipan komentar-komentar warganet untuk gambar yang diunggah Sutopo tanpa keterangan apapun itu.

Kepahlawanan Sutopo juga menjadi penilaian Kepala BNPB, Doni Monardo. Mengiringi ucapan bela sungkawanya, Doni mengatakan, "beliau (Sutopo, red) adalah Pahlawan Kemanusian, yang tetap melayani Publik walaupun dalam keadaan sakit. Dengan semangat kerja dan pengabdian yang luar biasa,".

Ribuan orang mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Sutopo, tak terkecuali dari elit-elit di Polri hingga Ormas Keagamaan, Nahdlatul Ulama. Di twitter, topik meninggalnya Sutopo rajai trending Indonesia.***

wwwwww