Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
12 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
Internasional
20 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Ekonomi
20 jam yang lalu
Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
4
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
11 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
5
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
6
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
12 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kena OTT KPK, Gubernur Kepri Diduga Terima Duit Terkait Izin Reklamasi

Kena OTT KPK, Gubernur Kepri Diduga Terima Duit Terkait Izin Reklamasi
Rabu, 10 Juli 2019 22:58 WIB
BATAM - Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun dikabarkan terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 10 Juli 2019.

Diduga, Nurdin Basirun ditangkap terkait izin lokasi rencana reklamasi. Selain gubernur, disebutkan juga ada kepala dinas yang turut dibawa penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, OTT KPK di Kepri terkait kasus suap transaksi izin lokasi rencana reklamasi.

"Diduga transaksi terkait izin lokasi rencana reklamasi di Kepri," ungkap Febri, Rabu malam.

Febri membeberkan, tim KPK membawa enam orang untuk diperiksa di Polres Kepri.

"Ada enam orang yang diamankan tim dan dibawa ke polres setempat. Kepala daerah, kadis, kabid, PNS, dan swasta," bebernya.

Dalam OTT terhadap Gubernur Kepri Nurdin Basirun, penyidik KPK menyita duit senilai 6.000 dolar Singapura.

Menurut Febri, uang itu diduga bukan penerimaan pertama. "Ya (bukan penerimaan pertama)," kata Febri.

Dari informasi yang diperoleh, Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat ini sedang berada di Satreskrim Polres Tanjungpinang.

Dari informasi di lapangan, seorang kepala dinas di Pemprov Kepri terjaring dalam OTT KPK. Saat ini kondisi jumlah terperiksa yang ditangkap oleh KPK dibawa ke Mapolres Tanjungpinang.

"Iya memang ada kegiatan di kantor Satreskrim bawah dari Jakarta (KPK). Tapi, saya belum tahu siapa yang diperiksa. Saya harap kawan-kawan mengerti," ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tribunews.com
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Kepulauan Riau

wwwwww