Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
13 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
15 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
10 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
12 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Mengaku Sopir Taksi Daring, Dapat Order Antar Jenazah, Yang Mana Jenazahnya?

Mengaku Sopir Taksi Daring, Dapat Order Antar Jenazah, Yang Mana Jenazahnya?
Unggahan akun Facebook Paichan mengenai orderan mayat di Bogor (Gambar: Facebook)
Senin, 15 Juli 2019 06:12 WIB
JAKARTA - Paichan, sebuah akun media sosial Facebook, mengunggah kisahnya tentang 'order' yang ternyata membawa jenazah dari pabrik, PT Prista Sentul ke RS. Sentra Cibinong.

"Selama di online 2 kali saya bawa org yang beginian 1. 4 bulan lalu bw org sakaratul maut 2.tadi siang ini...malah mayat," tulisnya diakhir unggahan.

Unggahan Paichan di grup Facebook 'Sahabat Grab Jakarta' itu pun viral dan mendapat tanggapan dari RS. Sentra Medika Cibinong.

Direktur Utama (Dirut) RS Sentra Medika Cibinong, Bogor, Lanjar mengatakan pada Kompas, Sabtu (13/07/2019), bahwa antara Senin (8/7/2019) dan Jumat (12/7/2019) ada dua jenazah yang diantar dalam kondisi sekarat di perjalanan dan meninggal di rumah sakit.

"Kalau yang kemarin itu dari Citeureup ibu rumah tangga 72 tahun, kalau yang laki-laki usia 56 dari perusahaan tapi hari Senin kejadiannya, dan dibawa dari rumah oleh temannya," kata Lanjar.

Sementara itu, kepolisian setempat, masih berupaya mencari pengunggah informasi yang mengaku sebagai sopir taksi daring itu untuk menggali informasi.

"Kami sedang koordinasi tentang nomor HP yang bisa dikonfirmasi sopir itu untuk dimintai keterangan lebih dalam, untuk diperdalam konfirmasinya apakah betul atau hoaks," kata Kapolsek Babakan Madang, Kompol Wawan Wahyudin.

Aparat, bekerjasama dengan pihak kecamatan, juga menelusuri keberadaan pabrik yang disebutkan dalam unggahan Paichan. Hasilnya, nihil.

"Untuk PT Prista Sentul tidak ada di kawasan industri Sentul mau pun di luarnya, tadi sudah nyari sama Babinsa, Babinmas, juga tidak ada," kata Camat Babakan Madang, Yudi Santoso.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Kompas.com
Kategori:Badminton, PON, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww