Gowes Nusantara di Bima, Edi Nurinda: Olahraga Hindarkan Hal Negatif

Gowes Nusantara di Bima, Edi Nurinda: Olahraga Hindarkan Hal Negatif
Minggu, 25 Agustus 2019 22:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BIMA -  Bima, Kota di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menjadikan lokasi pelaksanaan Gowes Nusantara 2019 sebagai momen untuk menyampaikan pesan damai, pada Minggu (25/8/2019).

Bima yang untuk kali pertama ditunjuk sebagai tuan rumah salahsatu program unggulan Kemenpora di bawah payung "Ayo Olahraga" di bawah Kedeputian Pembudayaan Olahraga itu, sangat disambut antusias warga setempat.

Hal itu terlihat dimana para peserta yang berasal dari beberapa kabupaten di Pulau Sumbawa, seperti Dompu yang jaraknya kurang lebih 80km dari Kabupaten Bima dan dari daerah lainnya turut serta dalam program yang memiliki tagline Ayo Bergerak...! Di mana saja, Kapan Saja, Bersama siapa saja itu.

Sejak pagi beberapa rombongan mulai menyemuti Taman Kalaki. Kawasan wisata yang berada di seberang Pantai Kalaki ini dijadikan lokasi lokasi start dan finish. Namun sebelum menggowes dengan jarak kurang lebih 13 Km, peserta dipanaskan dengan senam sehat "Kaka Enda" yang langsung diikuti Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wakil Bupati Bima Dahlan M Noer dan Plt Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Edi Nurinda beserta pejabat Pemkab Bima lainnya.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri mengucap syukur atas kepercayaan Kemenpora, menunjuk wilayahnya menjadi salahsatu tuan rumah event nasional tersebut.

"Tentu dipilihnya Bima sebagai tuan rumah Gowes Nusantara merupakan kebanggaan. Kami berharap, ke depannya, kegiatan ini bisa terus berkelanjutan, sehingga bisa ditingkatkan parstisipasi masyarakat untuk mengikuti, meningkatkan dan mencintai olahraga khususnya bersepeda," ucap Bupati Indah Dhamayanti Putri.

Lebih lanjut Indah juga mengatakan kalau event yang digelar dari Sabang hingga Merauke bisa lebih merekatkan keutuhan NKRI. "Melalui olahraga kita bisa melihat keindahan Indonesia dan memberikan kesempatan tiap daerah memperlihatkan keindahan dan kelebihan yang ada di wilayah masing-masing. Kami berharap pemerintah bisa melakukan setiap tahun dan Insha Allah setiap daerah akan dapat meningkatkan partisipasinya," tambahnya.

Sementara itu pada bagiannya, Plt Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Edi Nurinda dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan ini tak hanya mengajak masyarakat untuk berolahraga.

Menurut, peningkatan sumber daya manusia menjadi sasaran utama dan sejalan dengan harapan pemerintah yang ingin meningkatkan mutu SDM masyarakat Indonesia. "SDM Indonesia harus mampu bersaing dengan luar negeri. Diharapkan dengan olahraga ini Indonesia memiliki SDM yang tangguh," katanya.

"Olahraga tak hanya menyehatkan tapi juga untuk menghindari hal negatif. Gerakan ini diharapkan bisa menekan hal negatif hingga hilang seperti penggunaan narkoba," lanjut Edi.

Tak hanya menjadi tuan rumah Gowes Nusantara 2019, Kabupaten Bima juga mendapatkan kesempatan disinggahi tim Jelajah Nusantara 2019 yang akan menuju Lombok untuk mengakhiri petualangannya. Tim yang berisikan 15 atlet dari beberapa daerah di Indonesia ini plus dari TNI dan Polri telah mengawali perjalanan dari titik 0 KM Sota, Merauke, pada 22 Juli 2019 lalu dan perjalanan akan berakhiri pada 1 September mendatang di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Terkait dengan pesan damai, salah satu anggota Jelajah Nusantara 2019, Elisabeth Yarinap yang berasal dari Nabire, Papua mengaku senang bisa mendapatkan kepercayaan menjadi bagian dari tim. "Saya senang. Masyarakat menyambut kami antusias," ucapnya.

Pernyataan singkatnya ini menggambarkan bagaimana Elisabeth bisa diterima baik oleh masyarakat yang disinggahi tim. Bahkan di Bima sendiri, Elisabeth menjadi pusat perhatian. Banyak meminta berfoto bersama, mengingat ini kesempatan langka bisa mengabadikan diri dengan salah satu anggota tim Jelajah Nusantara 2019.

Sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok, Elisabeth pun memberikan pesan khusus. "Ayo kita berdamai. Kita harus punya rasa nasionalisme. Namun untuk mewujudkannya harus dengan keadilan dan tak ada lagi rasisme. Kita harus jaga NKRI dan keadilan," tutupnya. ***


wwwwww