Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
9 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
9 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
10 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
10 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Kecewa dengan Kemenag, Wali Murid MAN Kuansing Tinggalkan Ruang Rapat

Kecewa dengan Kemenag, Wali Murid MAN Kuansing Tinggalkan Ruang Rapat
Pertemuan antara wali murid dan murid MAN 1 Kuansing dengan Kemenag Kuansing, Senin (26/8/2019).
Selasa, 27 Agustus 2019 17:36 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Wali murid MAN 1 Kuantan Singingi (Kuansing) meninggalkan ruang rapat Kemenag Kuansing, Riau pada Senin (26/8/2019) sore. Mereka kecewa dengan sikap Kemenag yang tak mampu menuntaskan persoalan MAN 1 Kuansing.

Dari pantauan GoRiau.com, rapat antara wali murid dan Kemenag dipimpin oleh Plh Kakan Kemenag Armadis bersama Bakhtiar Saleh.

Sementara, dari wali murid hadir Armadi dan Yusri Rasul serta 20 orang lainnya. Selain itu, para siswa yang dikomando Rayhan Islami selaku Ketua OSIM juga hadir.

"Kita ingin Kemenag segera menyelesaikan persoalan ini. Sebab, situasi yang terjadi merugikan kami dan anak-anak kami," ujar Armadi.

Dalam pertemuan tersebut, wali murid mempertanyakan isi kesepakatan bersama antara Kamad dan para waka dan Kemenag.

Perdebatan panjang terjadi dan beberapa kali Bakhtiar Saleh menyatakan 'aib kemenag'. Bakhtiar pun menyatakan bahwa pengangkatan Rini sebagai Kamad merupakan keputusan Kanwil.

"Ada alasan yang tak bisa dikemukakan di depan umum dan itu aib Kemenag," ujar Bakhtiar dalam rapat tersebut.

Mendengar jawaban itu, wali murid tidak puas. Mereka meminta Kemenag mengambil sikap agar proses belajar mengajar di MAN kembali seperti biasa.

"Dari tadi begitu terus jawabannya. Mutar-mutar di situ saja. Kalau begini, untuk apa kami di sini. Tak ada gunanya. Kami keluar lagi," ujar Yusri Rasul sambil berdiri.

"Silahkan, Pak. Bagi yang ingin mendengarkan kami, silahkan tinggal dan bagi yang tidak, silahkan (keluar)," ujar Bakhtiar menanggapi pernyataan Yusri Rasul.

Kemudian, para wali murid bersama murid keluar Aula Kemenag. Hanya tinggal satu orang wali murid di dalam ruangan tersebut.

Untuk diketahui, siswa MAN 1 Kuansing sudah lebih satu minggu mogok belajar. Mereka tidak ingin ke sekolah dan minta Kamad diganti.***

Kategori:Umum, Riau, Badminton
wwwwww